FKM UNSRI Resmi Diseminasikan Buku Profil Kesehatan Masyarakat Lingkar Tambang Kabupaten Lahat
28 Sep 2025
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (FKM UNSRI) resmi meluncurkan Profil Kesehatan Masyarakat Lingkar Tambang Kabupaten Lahat Tahun 2024 melalui kegiatan daring via Zoom Meeting pada Jumat (26/9/2025).
Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan akademisi, pemerintah daerah, puskesmas, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha.
Profil kesehatan ini diprakarsai oleh Najmah, S.KM., M.Ph., Ph.D., Iwan Stia Budi, SKM, M.Kes., dan Marieska Verawaty, Ph.D., sebagai bagian dari Penelitian Terapan Universitas Sriwijaya dan juga Pengabdian Masyarakat dengan dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025.
Penyusunan dokumen melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Dinas Lingkungan Hidup, sejumlah puskesmas, perusahaan tambang, serta Yayasan Anak Padi. Proses yang berlangsung selama empat bulan ini juga dikoordinatori oleh alumni FKM UNSRI, Wulandari Dwi Safitri, S.K.L., selaku leader of research team, bersama tim yang terdiri dari Tarisha Kahla, SKM., Ajeng Fathia Nurqanita, SKM., dan Fanny Indriyani, SKM dan tim Mahasiswa Epidemiologi FKM Unsri bersama Nurul Rahma, Ghina, Najmah Maulaya, Christara, Niken Angelica dkk.
Penyusunan dilakukan sejak Juni hingga September 2025 melalui tahapan pengumpulan data, analisis, validasi, hingga finalisasi penyusunan buku.
Wakil Rektor III UNSRI bidang penelitian, pengabdian masyarakat, inovasi, hilirisasi, dan teknologi informasi, Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, SpPD-KR, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak. Menurutnya, keberadaan profil kesehatan daerah menjadi pijakan penting dalam perumusan kebijakan serta program yang tepat sasaran bagi masyarakat. Selain itu, penyusunan profil ini juga mendukung UNSRI dalam upaya menuju World Class University (WCU).
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNSRI, Prof. Dr. Ir. H. M. Said, M.Sc., turut hadir sekaligus membuka sesi pemaparan profil kesehatan Kabupaten Lahat tahun 2024.
Beliau menyampaikan, isi profil kesehatan mencakup berbagai aspek strategis. Diawali dengan gambaran umum daerah yang menyoroti kondisi geografis, batas wilayah administrasi, demografi, sosial-ekonomi, serta aktivitas industri tambang. Kemudian dilanjutkan paparan analisis kesehatan lingkungan hidup, kualitas udara, air, dan tanah periode 2023–2024 serta dokumentasi lapangan di desa lingkar tambang.
Profil ini juga memaparkan derajat kesehatan masyarakat, mulai dari penyakit menular berbasis lingkungan, penyakit tidak menular, kesehatan ibu dan anak, status gizi balita, kesehatan ibu hamil, hingga akses sanitasi dan air bersih. Analisis spasial dari puskesmas lingkar tambang memberikan gambaran lebih detail terkait kasus hipertensi, diabetes melitus, ISPA, diare, dan stunting.
Selain itu, hasil studi potong lintang yang dilakukan menggambarkan kondisi masyarakat di wilayah lingkar tambang mulai dari karakteristik responden, perilaku kesehatan, riwayat penyakit, hingga persepsi masyarakat terhadap risiko kesehatan yang mereka hadapi. Bab akhir profil menyajikan suara masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah, dan perusahaan yang menyampaikan harapan serta rekomendasi untuk perbaikan kesehatan di Kabupaten Lahat.
Acara diseminasi juga diwarnai diskusi interaktif dengan peserta dari berbagai instansi. Diskusi interaktif ini memperlihatkan beragam perspektif mengenai tantangan kesehatan di Kabupaten Lahat, termasuk pengaruh lingkungan dan aktivitas industri terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
"Kami berharap hasil pemetaan kesehatan ini tidak berhenti pada laporan tahunan, tetapi menjadi pijakan aksi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah lingkar tambang,” ujar Hj. Elisyah Aryani, SKM., M.Kes., Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.
Hal senada disampaikan Mulawarman, SKM., MKM., yang menilai penyusunan profil kesehatan lingkar tambang dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan profil kesehatan lainnya.
Melalui dokumen ini, FKM UNSRI dan LPPM UNSRI bersama mitra berharap profil kesehatan Kabupaten Lahat dapat menjadi landasan kebijakan dan dokumen strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera dan mendukung penerapan Sustainable Development Goals (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan), terutama SDGs 1 Tanpa Kemiskinan, SDGs 3, Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 6, Akses Air bersih dan Sanitasi dan SDGs 17, Kemitraan untuk mencapai tujuan. (Rilis FKM/Ara_Humas)