>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


UNSRI Gelar Sharing Session Bersama BPK RI

Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar kegiatan Sharing Session bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang berlangsung di Ruang Rapat Sekolah Pascasarjana UNSRI, Padang Selasa Palembang, Senin (10/11/2025).

Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kesediaan BPK RI hadir langsung di kampus UNSRI Palembang. “Kedatangan langsung pimpinan BPK RI merupakan kehormatan besar bagi sivitas akademika UNSRI. Merupakan kehormatan bagi kami atas kehadiran Anggota VI BPK RI beserta jajaran. Biasanya kunjungan dilakukan oleh tim, namun kali ini kami berkesempatan menerima langsung pimpinan BPK RI. Ini tentu menjadi suatu kehormatan bagi kami,” ujar Rektor UNSRI.

Rektor juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan terdapat hal-hal yang belum sempurna, mengingat persiapan dilakukan dengan waktu yang cukup singkat. Ia menambahkan, kehadiran BPK RI menjadi momentum penting bagi Universitas Sriwijaya yang baru saja beralih status dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH).

“Kami berharap kunjungan BPK RI dapat memberikan arahan dan pencerahan bagi kami,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan sekilas sejarah berdirinya Universitas Sriwijaya serta berbagai capaian dan rencana pengembangan ke depan dalam mewujudkan UNSRI sebagai World Class University.

Sementara itu, Anggota VI BPK RI, Drs. H. Fathan Subchi, MAP., CIISA., ChFA., CSFA., QIA., CFrA. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya BPK RI untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya PTN BH di seluruh Indonesia.

“Tentu selalu saya jadwalkan jika ada acara di luar kota. Kita jumpa di kampus-kampus besar sebagai bagian dari pembinaan, sebagai bagian dari kolaborasi antara Badan Pemeriksa Keuangan dengan perguruan tinggi, terutama PTN BH yang selama ini menjadi kolaborasi kita,” Ujarnya.

Ia juga menyinggung berbagai isu strategis mengenai pendanaan perguruan tinggi, termasuk tantangan yang dihadapi kampus dalam menjaga keberlanjutan operasional dan peningkatan mutu pendidikan. Ia mengatakan terus berkoordinasi dengan kementerian dan para rektor, menurutnya PTN BH harus mulai memiliki unit usaha yang sehat dan mandiri, serta mampu memanfaatkan aset yang dimiliki secara optimal. BPK RI juga mendorong UNSRI untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan dunia industri.

“Hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa kampus-kampus besar perlu terus didorong dalam pemanfaatan aset dan inovasi pendanaan. UNSRI memiliki potensi besar, apalagi dengan tokoh-tokoh hebatnya yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di Jakarta,” katanya.

Kegiatan sharing session dihadiri oleh Anggota VI BPK selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara VI, Direktur Pemeriksaan VI.C, Kepala Sekretariat Perwakilan BPK Sumsel, dan Kepala Bidang Pemeriksaan Kepri. Sementara dari UNSRI dihadiri oleh para pimpinan Universitas Sriwijaya, meliputi, Rektor, para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, para Dekan Fakultas, Direktur Sekolah Pascasarjana, para Direktur Direktorat, Ketua Lembaga, serta para Kepala Kantor di lingkungan UNSRI. (Ara_Humas)


×