>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


Orasi Ilmiah dalam Rangka Dies Natalis FE UNSRI 2025

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani, S.E., M.A., menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-65 Fakultas Ekonmi Universitas Sriwijaya (UNSRI). Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi UNSRI Kampus Indralaya, Senin (10/11/2025).

Dekan Fakultas Ekonomi UNSRI,  Prof. Dr. Azwardi, S.E., M.Si. dalam sambutannya Prof. Dr. Azwardi menjelaskan mana dari tema Dies Natalis FE di tahun ini yaitu Together We Grow: Resilient and Inclusive. “Tema perayaan kita tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi refleksi atas komitmen kolektif kita dalam membangun fakultas dan universitas yang unggul di tingkat nasional maupun global. Together We Grow mencerminkan bahwa kemajuan bukanlah hasil kerja individu semata. Ia hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, mitra industri, pemerintah, dan masyarakat.

Setiap unsur memiliki peran penting dan saling menguatkan. Resilient mengingatkan kita bahwa kekuatan sejati terletak pada kemampuan bertahan dan bangkit dari tantangan. Di tengah era disrupsi yang tak terhindarkan, daya lenting institusi menjadi kunci untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan. Inclusive mencerminkan bahwa pendidikan adalah ruang terbuka. Kita percaya bahwa ilmu pengetahuan harus dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa diskriminasi serta berorientasi pada pemberdayaan dan pemerataan manfaat bagi masyarakat luas,” Ungkapnya.

Dekan juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi kepada Fakultas Ekonomi UNSRI selama ini. “Pada kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan FE UNSRI. Kami terimakasih kepada Dosen dan Tenaga Kependidikan, atas semua dedikasi terbaik untuk kemajuan FE UNSRI. Selain itu, izinkan kami menyampaikan juga ucapan kepada: Pertama, kepada para alumni FE UNSRI. Terima kasih atas kiprah dan prestasi yang telah ditorehkan di berbagai sektor strategis. Saudara-saudara adalah cermin kualitas fakultas ini, sekaligus inspirasi bagi generasi penerus. 

Kedua, kepada seluruh mitra strategis FE UNSRI. Kami berterima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang selama ini menguatkan tridharma perguruan tinggi. Kemitraan antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci dalam menciptakan inovasi dan dampak pembangunan yang berkelanjutan. Ketiga, kepada Universitas Sriwijaya. Terima kasih atas dukungan, arahan, dan ruang berkembang yang diberikan. Di bawah payung besar UNSRI, fakultas ini menemukan mandat mulia untuk terus mengabdi, berkarya, dan berkontribusi bagi kemajuan peradaban. Semoga sinergi ini semakin kuat dalam membawa UNSRI menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. Kini saatnya kita melangkah lebih berani, merancang masa depan UNSRI yang lebih progresif, unggul, dan berdaya saing global—seraya memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil selalu membawa nilai kebaikan, keberlanjutan, serta keberpihakan pada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran undangan pada acara ini, ia juga memohon maaf apabila penyelenggaraan acara ini masih belum sempurna. “Saya selaku pimpinan Universitas Sriwijaya menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu kepada kita semua atas kehadirannya di dalam acara pada hari ini kemudian yang kedua, saya juga barangkali mewakili Bapak Dekan dan juga seluruh sivitas akademika Universitas Sriwijaya menyampaikan permohonan maaf sekiranya di sana-sini di dalam penyelenggaraan kegiatan Dies Natalis Fakultas Ekonomi dan juga Dies Natalis Universitas Sriwijaya ada hal-hal yang salah, ada hal-hal yang membuat Bapak dan Ibu kurang berkenan kami mohon untuk dimaafkan,” Ucap Rektor.

Rektor juga menyampaikan harapannya pada Dies Natalis Fakultas Ekonomi ini menjadi ajang evaluasi yang dapat membuat perubahan baik kedepannya “Mudah-mudahan Fakultas Ekonomi setelah melakukan evaluasi akan diketahui hal-hal yang sudah baik, kemudian bisa jadi ada hal-hal yang belum sempurna kita juga bisa mengetahui apa-apa saja penyebabnya sehingga bisa kita perbaiki, sehingga semua yang dicita-citakan mudah-mudahan bisa tercapai dengan baik sehingga Fakultas Ekonomi dari waktu ke waktu menjadi semakin baik,” Pungkasnya.

Turut hadir, Gubernur Sumatera Selataan yang diwakili oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Prov Sumsel H. Henky Putrawan, S.Pt., M.Si,.M.M. dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pelaksanaan acara dengan tema yang  relevan dibidang eknomi, “Atas nama pemerintah provinsi sumatera selatan saya menyampaikan apresiasi atas tersenggaranya forum ini dengan tema sangat relevan dengan upaya kita untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif penerapan sistem ekonomi good government pada saat ini telah menjadi instrumen penting dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi sumatera selatan khususnya didorong digitalisasi dan inovasi teknologi finansial,” ucapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa Universitas Sriwijaya telah berhasil mencetak SDM yang berkiprah di dunia perekonomian. “Bapak Ibu yang terhormat Saya bangga bahwa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya telah berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi terbukti, banyaknya lulusan dari Universitas Sriwijaya khususnya fakultas ekonomi yang menempati posisi strategis penting di lingkungan pemerintahan provinsi Sumatera Selatan di daerah maupun lembaga-lembaga penting lainnya kepada mahasiswa Universitas Sriwijaya saya berharap kalian dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam membangun sumatera selatan dengan pengetahuan dan keterampilan yang kalian miliki saya yakin kalian dapat menjadi pemimpin masa depan yang inovatif dan kreatif saya berharap kalian dapat memanfaatkan potensi ekonomi untuk menjadi pengusaha muda atau sultan muda untuk membangun sumatera selatan dengan kreatifitas dan inovasi kalian dapat menciptakan peluang usaha yang baru dan meningkatkan perekonomian daerah mari kita bekerjasama untuk membangun Sumatera Selatan yang lebih baik saya percaya bahwa dengan kerjasama dan komitmen yang kuat kita dapat mencapai tujuan tersebut,” tutupnya.

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani, S.E., M.A. dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Kebijakan Fiskal untuk Pertumbuhan Tinggi dan Sejahtera Bersama” ia menjelaskan pentingnya kolaborasi antara unsur pendidikan dan ekonomi untuk membangun daerah terutama di Sumatera Selatan “Pembangunan di wilayah Sumatera Selatan, khususnya kabupaten, kota, yang tentunya satu kesatuan dengan Universitas Sriwijaya yang kita cintai. Kolaborasi dari pada Pemda dan dunia sivitas akademika menjadi sangat penting untuk bisa saling mendukung dan saling bersinergi. Membangun Sumatera Selatan, membangun kebupaten, kota, provinsi tentunya butuh kajian strategi dan dukungan dari pada sivitas, daripada Universitas khususnya dari Sriwijaya,” Ujarnya.

Lebih jauh ia menekankkan pentingnya koordinasi dan kerjasama, menurutnya hal tersebut akan membawa dampak yang besar bagi pertuumbuhan ekonomi “rekan-rekan di Universitas Sriwijaya bisa berkolaborasi dengan Pemda dalam pembangunan di wilayah Sumatera Selatan, kami yakin dua posisi itu menjadi sangat penting dan sangat saling membutuhkan bagaimana kemudian potensi daripada Pemda kebupaten, kota, dan provinsi. Indonesia bisa membangun menumbuhkembangkan wilayah Sumatera Selatan yang kita cintai ini. Kemudian kajian akademis, kajian review, studi menjadi sangat penting didukung oleh rekan-rekan dari Universitas Sriwijaya baik dari sivitas akademika maupun juga dari adik-adik mahasiswa. Dua kesatuan ini menjadi hal yang tentunya bisa kita bangun bersama untuk bisa memperkuat sinergi dan kapasitas daripada kedua posisi yang tadi kami sampaikan,” tambahnya.

Ia juga memiliki harapan yang besar pada generasi muda untuk bisa membawa perubahan yang baik bagi ekonomi Indonesia di masa depan “Kita harus bisa mengetahui tantangan  kita jangka pendek bisa, jangka menengah yang  kita jawab sama-sama perbaiki untuk menuju Indonesia maju dan Indonesia emas di tahun 2045. Dan tentunya tanggung jawab juga diarahkan kepada anak-anak mahasiswa. Dan pendidikan dari kita juga penting. Kami yakin , kita semua bertanggung jawab membimbing iadik-adi ini untuk maju, sukses, dan membawa Indonesia maju ke depan Seperti yang kita cita-citakan” tutupnya. (GR_Humas)


×