CARNAVAL IMWORK Ke-7 Bahas Tantangan Transformasi Digital Nasional
26 Nov 2025
Komitmen untuk menjembatani kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan riil industri terus menjadi perhatian semua pihak, kali ini melalui gelaran CARNAVAL IMWORK Ke-7, sebuah agenda tahunan yang diinisiasi oleh kelompok dosen sekaligus researcher konsentrasi keilmuan Jaringan, Enterprise dan Keamanan Informasi (COMNETS) dari Fakultas Ilmu Komputer UNSRI, dalam upaya berdampak terhadap masyarakat sekitar terutama dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional yang berkaitan dengan penyediaan sumber daya manusia di era digital.
Kegiatan 7th CARNAVAL IMWORK 2025 ini di buka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni (PPKIA) Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Eng. Ir. H. Joni Arliansyah, M.T. bertempat di Meeting Room The Zuri Jl. Radial Palembang, Selasa (25/11/2025).
Dalam sambutannya, Prof. Joni Arliansyah, menyampaikan urgensi kolaborasi yang telah dibina selama ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, namun merupakan manifestasi konkret komitmen Universitas Sriwijaya untuk memberikan dampak terhadap masyarakat termasuk dunia industri dengan cara proaktif merespons dinamika dan kecepatan era digital yang transformatif.
"Melalui forum ini, kita berharap terjadi transfer pengetahuan, seraya memastikan bahwa kurikulum UNSRI tetap adaptif sehingga dapat dihasilkan dan talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi penuh pada pondasi ekonomi digital Indonesia," Ujarnya.
Ia berharap forum ini mempererat sinergi akademisi dan industri untuk untuk mendekatkan gaps antara keduanya dan dapat saling memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, Wakil Rektor PPKIA didampingi Sub.Dit Alumni UNSRI juga menyematkan pin @IamUNSRI kepada beberapa Alumni UNSRI yang saat ini berkiprah di dunia industri dan pemerintahan sebagai upaya mengeratkan silatuhrahmi dengan alumni dan kesempatan dimasa depan.
Selain itu, Sekretaris Jurusan Sistem Komputer UNSRI, Huda Ubaya secara simbolis menyerahkan lima belas orang mahasiswa calon freshgrad yang akan melakukan magang di PT. PUSRI.
Mengusung tema “Tantangan dan Strategi dalam Implementasi Transformasi Digital di Indonesia”, CARNAVAL IMWORK Ke-7 akan membedah tiga sub-tema utama yang dianggap krusial dan saat ini menjadi fokus nasional, yakni: (1) Business Intelligence & Enterprise System, yang membahas pemanfaatan data dan sistem terintegrasi; (2) Cyber Security, yang mengulas mitigasi risiko dan pengamanan infrastruktur digital; serta (3) Generative Intelligence, mendiskusikan potensi dan etika implementasi Kecerdasan Buatan Generatif dalam inovasi bisnis.
Kegiatan ini menghadirkan para narasumber diantaranya, dr. Rahmadian, MKM (Direktur Layanan dan Operasional RSMH), Akhmad Budiawan.ST (Manager Instrumentasi PT PUSRI Palembang), Yudisthira, S.T., MBA. (AVP Business Development AI Tech Co. PT. Indosat Tbk).
Turut hadir pula tim dari Direktorat Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni UNSRI untuk memperdalam potensi kolaborasi dengan para mitra industri yang hadir, terutama sinergi Alumni.
Sebagai informasi, kegiatan strategis ini telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2019. Kelompok konsentrasi keilmuan Jaringan, Enterprise dan Keamanan Informasi. Dampak kegiatan ini telah terjalin kerja sama erat dengan Asosiasi Sinergi Karir & Kemitraan Industri Sumatera Selatan untuk memastikan relevansi dengan dunia usaha dan industri dalam perspektif terkini di Industri. Isu-isu hangat yang dibahas sangat relevan dengan kondisi SDGs saat ini yang berkesinambungan. Proses sharing knowledge yang berkelanjutan dengan pihak industri telah menjadi kunci sukses kegiatan ini dalam menjembatani gap antara dunia akademis dan kebutuhan industri.
Dalam perjalanannya, terdapat beberapa dampak yang dapat menciptakan peluang sinergi bersama. Sisi Industri terlihat dapat memaparkan problem dan tantangan saat ini yang menjadi isu utama proses transformasi yang sedang dilakukan, sedangkan dari akademisi bisa mendapatkan bahan kajian untuk diselesaikan dengan pendekatan penelitian. Tercatat juga sudah puluhan praktisi Industri dan pemerintahan yang meneruskan jenjang akademik yang lebih tinggi bergabung di pascasarjana beberapa prodi di UNSRI.
Respon positif datang dari peserta, diantaranya dari Alumnus UNSRI S1 Informatika yang saat ini berkarir di TIK PT. Semen Baturaja. "Saya menilai CARNAVAL IMWORK ini sangat relevan dan up-to-date. Fokus pada Tranformasi Digital dan Cyber Security menunjukkan bahwa pihak kampus dan asosiasi industri memahami betul arah tantangan teknologi hari ini. Sebagai alumni yang bekerja di sektor keamanan siber, sesi sharing knowledge dari industri memberikan perspektif mitigasi risiko yang praktis, melengkapi landasan teori yang kami peroleh di bangku kuliah. Ini adalah forum esensial yang berhasil menjembatani teori dan implementasi lapangan," Ungkapnya.
Pandangan serupa disampaikan oleh dosen dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Multi Data Palembang. "Kolaborasi ini patut diacungi jempol. Transformasi digital tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga strategi bisnis. Sesi mengenai Business Intelligence & Enterprise System memberikan wawasan berharga tentang bagaimana data kini menjadi aset utama perusahaan. Bagi kami di dunia akademisi, informasi ini sangat penting untuk menyelaraskan kurikulum agar mahasiswa tidak hanya menguasai teknis, tetapi juga memiliki pemahaman strategis bisnis. CARNAVAL IMWORK adalah sarana vital bagi perbaikan mutu pendidikan tinggi," Ujarnya.
CARNAVAL IMWORK ini tidak sekadar menjadi forum diskusi akademis-industri semata, melainkan momentum krusial untuk memantik semangat inovasi dan kolaborasi lintas generasi dalam menghadapi tantangan transformasi digital dimasa depan. (Rilis DKIA/ Ara_Humas)