UNSRI dan Pemkab Pesisir Barat Sepakat Tandatangani MoU Pemenuhan Dokter Spesialis
04 Oct 2025
Universitas Sriwijaya (UNSRI) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kiai Haji Muhammad Thohir, Kabupaten Pesisir Barat.
MoU ditandatangani langsung oleh Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., dan Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan bertempat di Ruang Rapat KPA Kampus UNSRI Palembang, Jumat (3/10/2025).
Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam ketersediaan tenaga dokter spesialis di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Dengan adanya kolaborasi ini, UNSRI akan berperan dalam menyiapkan tenaga medis profesional melalui program pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang relevan, serta mendukung penempatan dokter spesialis di daerah tersebut.
Rektor UNSRI, Prof. Taufiq Marwa, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan pasca penandatanganan MoU. “Kami menyambut baik kerjasama ini dan mengharapkan niat baik kita ini bisa terwujud. Kami terbuka untuk kerja sama karena memang di perguruan tinggi itu tugasnya adalah tridharma perguruan tinggi, yang pertama adalah pendidikan dan pengajaran, yang kedua adalah penelitian, kemudian yang ketiga adalah pengabdian kepada masyarakat. Jadi tiga unsur ini sebenarnya bisa kita kerjasamakan, untuk aspek pendidikan, kemudian untuk aspek penelitian, dan juga untuk penelitian kepada masyarakat,” Ujar Rektor.
Rektor mengatakan bahwa UNSRI berupaya memperluas jaringan praktik bagi mahasiswa kedokteran dan kesehatan tidak hanya di rumah sakit pendidikan di Palembang, tetapi juga di rumah sakit daerah, termasuk yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, serta rumah sakit di luar provinsi seperti Jambi, Batam, Bangka Belitung, dan Cisarua.
Selain kerjasama di sektor kesehatan, Rektor UNSRI tidak menutup kemungkinan untuk bekerjasama di bidang lain yang relevan dengan potensi daerah Pesisir Barat, seperti kelautan, pertanian, dan teknik.
“UNSRI memiliki sepuluh fakultas yang siap diajak berkolaborasi, yaitu Fakultas Ekonomi, Hukum, Teknik, Kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Fakultas Ilmu Komputer. UNSRI ada sepuluh fakultas, mudah-mudahan semuanya akan bisa diajak bekerjasama. Semoga penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Universitas Sriwijaya dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” Pungkas Rektor.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Dedi Irawan menerangkan dengan jumlah penduduk sekitar 177.250 jiwa, saat ini Kabupaten Pesisir Barat baru memiliki dua dokter spesialis dan satu rumah sakit tipe D. Namun, dikatakannya kabar baik datang pada tahun 2024, di mana Presiden Republik Indonesia memberikan bantuan peningkatan fasilitas rumah sakit di daerah tersebut menjadi tipe C.
“Targetnya, insyaallah pada bulan Desember nanti, insyaallah jika tidak berhalangan kemungkinan presiden langsung yang akan meresmikan rumah sakit tipe C di Pesisir Barat ini,” Ujar Bupati, Dedi Irawan.
Dikatakannya, hal tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pihaknya sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan UNSRI, khususnya dalam bidang kesehatan.
“Dengan adanya kerjasama ini kami sangat-sangat berterima kasih dengan UNSRI. Selanjutnya, kerjasama bukan hanya di bidang kesehatan seperti yang dikatakan oleh Bapak Rektor. Jadi baik di bidang-bidang yang lain, bidang teknik ataupun kelautan karena Pesisir Barat keseluruhan mempunyai panjang 210 km laut yang terbentang dan mungkin juga kami masih kekurangan dalam pengetahuan SDM tentang teknik bangunan. Karena kami juga termasuk daerah rawan gempa, dan kami juga tertarik dengan kerja sama ini.
Seperti yang disampaikan oleh Bapak Rektor kerjasama bukan hanya dalam pengabdian saja, tapi di sini ada pendidikan, ada penelitian dan pengabdian. Dan insyaallah dengan perjumpaan hari ini, Kabupaten Pesisir Barat dengan Universitas Sriwijaya bisa terus bekerja sama dalam memberikan suatu yang terbaik, baik untuk Universitas Sriwijaya dan untuk masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat. Jadi kami sangat berterima kasih, besar harapan kami dan kami insyaallah ingin memajukan daerah kami dari semua bidang, mulai dari Universitas Sriwijaya ke bidang kesehatan dan kami berharap MOU ini jadi suatu pegangan buat kami ke depannya untuk memberikan pelayanan untuk masyarakat kami di Kabupaten Pesisir Barat,” tutup Bupati Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan penandatanganan ini dihadiri juga oleh Para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Para Dekan, Para Direktur, Kepala Subdirektorat Kerjasama, dan Kepala Seksi Kerjasama Luar Negeri dilingkungan UNSRI. Sementara delegasi dari Pemkab Pesisir Barat diantaranya dihadiri oleh PJ. Sekretaris Daerah, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Direktur RSUD KH. Muhammd Thohir, Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Pegawai pada BKPSDM, Plt. KAsubbag TU RSUD KH. Muhammad Thohir, Plt. dan Kepala Seksi Keperawatan RSUD KH. Muhammad Thohir. (Ara_Humas)