SEMINAR NASIONAL LAHAN SUBOPTIMAL KE-13 TAHUN 2025 Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya
20 Oct 2025
Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya pada hari Senin tanggal 20 Oktober 2025 telah menyelenggarakan Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-13 dengan Tema Optimalisasi Lahan Suboptimal untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan. Seminar ini diselenggarakan secara bauran (blended), pelaksanaan luring diselenggarakan di Hotel Swarna Dwipa Palembang dan secara daring melalui media Zoom Meeting. Seminar nasional tahunan ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-65 UNSRI dan Dies Natalis Fakultas Pertanian UNSRI ke-62 pada hari Senin (20/10/2025).
Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, SE., M.Si. membuka seminar dengan menyampaikan welcome speech, dilanjutkan dengan empat orang Keynote Speakers, yaitu 1) Prof. Dr. Ir. Benyamin Lakitan, M.Sc., (Pakar Agronomi Universitas Sriwijaya), 2) Prof. Dr. sc. agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., M.Si (Pakar Ekologi Laut Tropis dan Perikanan Universitas Padjajaran), 3) Muaffan Alfaiz Wisaksono (Masters Student in Precision Agriculture Lincoln University, New Zealand) dan 4) Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si. (Kepala PUR-PLSO Universitas Sriwijaya). Seminar ini dihadiri oleh wakil Rektor UNSRI, Dekan-dekan di lingkungan UNSRI, Dekan Fakultas Pertanian UNSRI (Prof. Dr. A. Muslim, M.Agr.), Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjamin Mutu Fakultas Pertanian UNSRI (Herpandi, S.Pi., M.Si., Ph.D.), Wakil Dekan II Bidang Perencaan, Keuangan, Sumber Daya, Pengadaan, dan Logistik (Dr. Puspitahati, S.TP., M.P.), dan Wakil Dekan III Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Alumni (Prof. Dr. Susilawati, S.P., M.Si.).
Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. Dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, dan panitia pelaksana yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ilmiah tahunan tersebut. Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh narasumber dan peserta Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-13 ini, baik yang hadir langsung di Palembang maupun yang bergabung secara daring melalui Zoom Meeting dan media lainnya, ujar Rektor.
Rektor juga memberikan apresiasi tinggi kepada Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si., selaku Ketua Panitia dan Kepala PUR-PLSO UNSRI, beserta seluruh tim yang telah konsisten menyelenggarakan seminar ini.
Kegiatan ini bukan hal baru, dan tahun ini merupakan yang ke-13 kalinya. Setiap penyelenggaraan Alhamdulillah selalu menghadirkan narasumber yang kompeten dan peserta yang sangat banyak. Tahun ini ada sebanyak 147 pemateri dari 14 provinsi dan 22 universitas, ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sudah sangat-sangat baik untuk itu kami ucapkan terima kasih dan perhargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia yang dikomandoi oleh Ibu Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.SI., Ucap Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa tema seminar tahun ini sangat relevan dengan program prioritas Presiden RI, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan energi. Optimalisasi lahan suboptimal sangat relevan dengan apa yang menjadi program pokok daripada Presiden Republik Indonesia. Diantaranya adalah ketahanan pangan kemudian ketahanan energi juga pertahanan nasional. Melalui seminar ini, mudah-mudahan kita dapat berkontribusi untuk pencapaian swasembada pangan di Indonesia, Tutur Rektor.
Rektor juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Provinsi Sumatera Selatan khususnya kondisi swasembada pangannya sudah sangat baik dalam sektor pangan, khususnya beras. Kondisi swasembada pangan di Sumatera Selatan sudah sangat baik. Berdasarkan data, produksi beras kita sudah surplus dibandingkan kebutuhan konsumsi masyarakat. Tetapi barangkali ada hal-hal yang baik nantinya akan muncul di dalam seminar ini, barangkali dari aspek teknologi ada teknologi-teknologi yang bisa ditawarkan untuk lebih mempercepat pencapaian swasembada pangan. Kemudian juga barangkali dari aspek sosial yang bisa mendorong agar ketercapaian swasembada pangan ini bisa cepat terwujud di negara Republik Indonesia ini, Ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Rektor berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam mencapai atau mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema pada kegiatan ini sesuai dengan isu yang sedang terjadi, bahwa pemerintah sedang gencar optimalisasi lahan suboptimal, khususnya untuk lahan rawa lebak. Kita berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi di bidang pertanian dengan mengoptimalkan lahan untuk memenuhi kebutuhan dunia melalui pendekatan holistik dan berkelanjutan dengan pertanian regeneratif. Dekan Fakultas Pertanian juga menyampaikan dukungan penuh pada penyelenggaraan seminas Lahan Subotimal sebagai bagian dari pencapaian visi Fakultas Pertanian.
Selain itu, penghargaan tinggi diberikan kepada Ketua PUR-PLSO Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si. atas dedikasi dan konsistensinya dalam menyelenggarakan seminar nasional ini selama tiga tahun berturut-turut. Kami pimpinan Fakultas dan seluruh civitas akademika memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, terutama kepada Prof. Siti Herlinda yang dengan loyalitas dan kerja keras luar biasa secara konsisten menyelenggarakan seminar ini, ujarnya.
Selain membahas inovasi pertanian, Dekan Fakultas Pertanian juga menyoroti tantangan menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Ia menegaskan pentingnya transformasi citra pertanian agar lebih menarik dan menjanjikan bagi generasi muda. Kita harus mengubah persepsi bahwa pertanian itu identik dengan kemiskinan dan pekerjaan kotor. Dengan pertanian modern berbasis teknologi, internet, dan inovasi digital, pertanian justru dapat menjadi sektor yang menguntungkan bagi generasi milenial, tegasnya.
Melalui kegiatan ilmiah seperti seminar nasional ini, Dekan Fakultas Pertanian UNSRI berharap dapat memperkuat kolaborasi riset, memperluas jejaring akademik, dan menumbuhkan semangat generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian nasional yang tangguh dan berkelanjutan
Berdasarkan laporan ketua panitia Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, S.P., M.Si., seminar ini terdapat 147 judul makalah yang diikuti oleh 600 orang termasuk pemakalah penunjang, peserta, dan undangan dari kalangan dosen, peneliti, praktisi, pemerintahan dan pemerhati bidang pertanian. Peserta berasal dari 15 Provinsi (Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Tengah, Riau, Aceh, Bengkulu, Sulawesi Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kep. Bangka Belitung, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara) dan satu asal luar negeri yaitu Cantenbury, Selandia Baru. Peserta seminar nasional berasal dari 22 universitas asal indonesia, 1 universitas luar negeri, 3 lembaga riset dan 4 dari dinas serta MAN. Sub tema yang diangkat pada seminar ini meliputi: 1) Budidaya tanaman, ikan dan ternak, 2) Teknologi pertanian, 3) Pengolahan dan pengawasan pangan (tanaman, ikan dan ternak), 4) Sosial, ekonomi dan budaya, 5) Pengelolaan lingkungan dan 6) Sumber pangan fungsional dan tanaman rempah.
Topik yang kami tampilkan setiap tahunnya umumnya tidak mengalami perubahan yang signifikan. Kami menampilkan topik budidaya tanaman, ikan, dan ternak. Kemudian teknologi pertanian, pengelolaan dan pengawasan pangan, tanaman, ikan, dan ternak. Sosial ekonomi dan budaya, pengelolaan lingkungan, dan sumber pangan fungsional dan tanaman rempah dan obat herbal, Jelasnya.
Apresiasi dan penghargaan diberikan oleh PUR-LSO Universitas Sriwijaya kepada 12 pemakalah dan 16 presenter terbaik diakhir kegiatan. Pemakalah terbaik diberikan kepada: Dwijowati Asih Saputri (Universitas Lampung), Rudi Tomson Hutasoit (Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)), Khairuddin (Universitas Sriwijaya), Fikri Adriansyah (Universitas Sriwijaya), Padilla Putri Sabrina (Universitas Sriwijaya), Rangga Nikola Prasetiyo (Universitas Sriwijaya), Hadi Rizky Gunawan (Universitas Riau), Luluk Sulistiyo Budi (Universitas Sriwijaya), Gusti Apriliansyah (Universitas Sriwijaya), Harlina Aulia Putri (Universitas Diponegoro), Imam Rizky Akbar (Universitas Diponegoro) dan Dade Jubaidah (Universitas Sriwijaya).
Presenter terbaik atau best presenter diberikan pada: Yossi Aprian Nursalim ((Program Studi Doktor Ilmu Pertanian Unsri), Tri lestari (Universitas Bangka Belitung), Reza Fitriani (Universitas Sriwijaya), Galvin Fadhillah (Universitas Sriwijaya), Rahmad Fadli (Universitas Sriwijaya), Suskandini Ratih Dirmawati (Universitas Lampung), Melia Afnida Santi (Politeknik Negeri Lampung), Dwi Wulandari (Universitas Sriwijaya), Oksilia (Universitas Sriwijaya), Yoga Winarta (Universitas Sriwijaya), Jolyanis Lainawa (Universitas Sam Ratulangi, Manado), Fikri Syahputra (Universitas Darma Wacana), Hasni Ruslan (Universitas Nasional Jakarta), Ratih Wijayanti (Program Doktor Ilmu lingkungan Universitas Sriwijaya), Aisyah (Universitas Sriwijaya) dan Jazeri (Universitas Indonesia). Penyerahan penghargaan dilaksanakan pada saat penutupan acara yang secara langsung ditutup oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjamin Mutu Fakultas Pertanian Unsri (Herpandi, S.Pi., M.Si., Ph.D.), didampingi oleh Kepala PUR-PLSO Universitas Sriwijaya sekaligus ketua panitia Prof. Dr. Ir. Siti Herlinda, M.Si. (Rilis FP/ Ara_Humas)