>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


Fakultas Teknik UNSRI Gelar Lokakarya Bangunan Gedung Hijau sebagai Upaya Penguatan Kapasitas dan Dukungan terhadap SDG 7

Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (UNSRI) menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Peningkatan Kapasitas dan Pemahaman Building Code Indonesia (PP 16/2021, BG, BGN, Penyelenggaraan Pusat-Daerah) dan Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau/Cerdas” pada 6–7 November 2025 di Hotel Zuri Palembang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kompetensi sivitas akademika mengenai standar bangunan berkelanjutan dan teknologi bangunan cerdas.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan komitmen Fakultas Teknik UNSRI dalam mendukung pembangunan infrastruktur kampus dan daerah yang lebih ramah lingkungan, serta selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 7.2.1 tentang “Renovasi gedung dan membangun gedung hemat energi”. Melalui lokakarya ini, UNSRI berupaya mendorong pemahaman dan implementasi prinsip efisiensi energi, konservasi sumber daya, serta penerapan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) dan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) dalam proses pembangunan dan perencanaan fasilitas kampus.

Kegiatan yang dibuka untuk sivitas akademika dan peserta eksternal ini juga menjadi bentuk kontribusi akademik UNSRI bagi pemerintah dan masyarakat. Lokakarya turut memperkuat sinergi UNSRI dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Pemerintah Kota Palembang dalam mendukung kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Sejumlah perwakilan strategis hadir dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan Kasatker Mandiri, Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumsel, Setditjen Prasarana Strategis, Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR RI (termasuk Ir. Ayu Juwita, S.T., M.Sc. dan Ir. Harasa Ramdhany Pasin, S.T., M.Eng.), pengelola teknis Disperkim Sumsel (Ahmad Zulkarnain, S.T., M.PWK., M.Eng. dan Ir. Destria Sukmawati, S.T.), serta anggota Sekretariat TPA BGH Kota Palembang seperti Ir. Poppy Augustina Legislatifa, ST., MT., IPM., ASEAN-Eng., dan Dr. Ir. K. M. Aminuddin, ST., MT., IPU, ASEAN-Eng.

Acara dibuka pada Kamis, 6 November 2025 pukul 08.00 WIB, diawali dengan registrasi peserta, penghormatan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Setelah laporan Ketua Pelaksana Dr. Ir. Bimo Brata Adhitya, S.T., M.T., kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM.

Lokakarya menghadirkan narasumber dari Kementerian PUPR, yaitu Ir. M Sulton Sahara, M.Eng. dan Azhar Pangarso Laksono, S.T., M.Eng.Sc. Materi yang diberikan meliputi arah kebijakan Bangunan Gedung dan Bangunan Gedung Negara (BGN) berdasarkan PP 16/2021, pendalaman standar Bangunan Gedung Hijau (BGH) dan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) mengacu pada Permen PUPR 10/2023, serta filosofi peraturan dan standar teknisnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh terkait regulasi teknis serta mengikuti workshop asesmen BGC melalui studi kasus internal, termasuk contoh penerapan pada Menara Teknik UNSRI sebagai upaya mendorong bangunan hemat energi di lingkungan kampus.

Hari kedua difokuskan pada implementasi BGH/BGC, melalui pembahasan kriteria, parameter, sistem penyelenggaraan, dan NSPK Bangunan Gedung. Pembahasan dilanjutkan dengan pengenalan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL), program kawasan hijau, serta pengembangan konsep Green Campus UNSRI. Sesi terkait teknologi bangunan cerdas diisi oleh Akademisi-Praktisi Idham Mashar, S.T., M.T., yang menjelaskan pemanfaatan teknologi smart building untuk efisiensi energi, analisis data, kenyamanan penghuni, serta penggunaan IoT dan AI.

Kegiatan ditutup dengan pembahasan Rencana Tindak Lanjut (RTL) implementasi BGH–BGC di lingkungan UNSRI, serta penyampaian rekomendasi kebijakan oleh narasumber dan Dekan Fakultas Teknik. Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik UNSRI menegaskan komitmennya dalam menyediakan pengetahuan dan standar teknis yang mendukung pembangunan kampus dan daerah yang inklusif, berkualitas, serta sesuai standar keberlanjutan nasional dan global. (Rilis FT/Ara_Humas)


×