>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


LPPM UNSRI Jadi Tuan Rumah Rakor LPPM/DRPM dan Launching Panduan RKI/PMKI 2026

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sriwijaya (LPPM Unsri) menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat koordinasi LPPM/DRPM dan Launching Panduan RKI/PMKI Reguler Tahun 2026 yang berlangsung di Hall Dr. Jaidan Jauhari lantai 7 Fakultas Ilmu Komputer Unsri Kampus Palembang, Kamis (12/2/2026).

Sebagai informasi Kegiatan ini diikuiti 24 LPPM Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor (III) Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi, dan Teknologi Informasi Universitas Sriiwjaya; Prof. Dr. dr. Radiyati Umi Partan, SpPD-KR, M.Kes.

Dalam sambutannya WR III, menyampaikan Program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) telah menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem riset nasional. Seiring dengan bertambahnya jumlah PTNBH RKI memiliki potensi besar untuk menjadi program flagship nasional yang tidak hanya memperkuat jejaring riset dalam negeri, tetapi juga mendorong kolaborasi Indonesia ke tingkat internasional. Oleh karena itu, peluncuran panduan RKI tahun 2026 menjadi sangat penting sebagai acuan bersama dalam riset kolaboratif dapat berjalan terarah, berkualitas dan seleras dengan prioritas Pembangunan nasional.

Lebih lanjut WR III menyampaikan PMKI hadir sebagai wujud nyata komitmen 24 PTNBH dalam Pembangunan dari desa dan dari bawah sejalan dengan Asta Cita dan arah kebijakan RPJM 2025-2029.

Ia berharap rapat koordinasi LPPM/DRPM ini dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan manfaat nyata, terarah serta dapat meningkatkan kulitas hidup Masyarakat.

Ketua LPPM UNSRI, Prof. Dr. Ir. M.Said, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) dan Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) diselenggarakan oleh Asosiasi LPPM PTNBH. 

Dijelaskannya, Program RKI ini bertujuan memperluas dan memperdalam jejaring kerja sama riset antar PTNBH dan stakeholder lain; mempercepat hirilisasi hasil riset; penguatan keilmuan bersifat multidisiplin diantara peneliti; meningkatkan jumlah publikasi pada jurnal bereputasi international terindeks Scopus atau Web of Science.

“Program PMKI ini bertujuan memperkuat sinergi antar PTNBH dalm program pengabdian guna memperluas jangkauan, efektivitas dan berkelanjutan termasuk penanganan dan pemulihan pasca bencana; mendukung pencapaian indeks desa membangun (IDM) berkontribusi pada peningkatan ketahan sosial dikawasan 3T,” ujarnya.

Wakil Ketua Forum LPPM PTN BH Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph,D. HSE, Cert menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada UNSRI yang telah bersedia menjadi tuan rumah dalam rapat koordinasi kali ini, juga kepada seluruh civitas akademika dan kolega LPPM-PTN-BH yang hadir dari beberapa kampus seluruh wilayah Indonesia. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Prof. Benny Riyanto selaku ketua forum LPPM/DRPM PTN-BH yang tidak bisa hadir dikarenakan sedang melaksanakan ibadah umroh. “Terima kasih UNSRI beserta pimpinan di lingkungan kampus yang telah mau menjadi tuan rumah pada rapat koordinasi hari ini. Tak lupa kepada seluruh kolega LPPM PTN-BH yang telah berkenan hadir pada hari ini. Kemudian saya menyampaikan permohonan maaf dari Prof. Benny yang tidak bisa hadir pada hari ini karena sedang umroh,” Jelasnya.

Prof Suharman berharap forum LPPM/DRPM dan RKI/PMKI ini dapat terus berjalan dan dapat terus saling berkolaborasi, agar semakin banyak penelitian yang berkualitas dari setiap kampus di Indonesia dan mampu meningkatkan reputasi kampus tersebut di masa yang akan datang.

Dalam kesempatan ini Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Dr. M. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh perwakilan kampus yang telah hadir pada rapat koordinasi LPPM PTN-BH/DRPM dan Launcing Panduan RKI dan PMKI 2026, termasuk kepada wakil dekan 3, dosen, dan seluruh civitas akademika yang telah hadir pada acara tersebut. “Terima kasih kepada seluruh peserta rapat yang telah hadir pada hari ini, termasuk ada juga wakil dekan 3, dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika yang telah hadir,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia membahas mengenai perkembangan dari penelitian dan pengabdian kampus-kampus di Indonesia kepada masyarakat untuk bisa berkolaborasi dan memberikan dampak nyata. Selain itu, ia juga membahas mengenai anggaran pemerintah yang dikeluarkan untuk penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh pihak kampus kepada masyarakat. Serta adanya inovasi yang bisa dilakukan  untuk meningkatkan kualitas riset dan pengabdian, dikatakannya LPPM bukan hanya tentang riset tapi juga bisa masuk ke ranah beasiswa.

Rapat koordinasi LPPM/DRPM dan Launcing Panduan RKI dan PMKI regular tahun 2026 turut dihadiri oleh Sekretaris Majelis Wali Amanat Universitas Sriwijaya serta para wakil dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi, Hilirisasi, dan Teknologi Informasi (III) di lingkungan Universitas Sriwijaya. (Haris Mg6/Fr_Humas)


SDGs:

SDG 4
Pendidikan Berkualitas
×