>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


UNSRI Gelar Exit Meeting Audit Laporan Keuangan Tahun 2025

Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar Exit Meeting Audit Laporan Keuangan Universitas Sriwijaya Tahun 2025 bertempat di Ruang Rapat Lantai II KPA UNSRI Indralaya, Kamis (5/3/2026). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan akhir proses audit yang dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kanaka Puradiredja, Suhartono (Nexia KPS).

Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses audit laporan keuangan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada kita semua terimakasih terkhusus kepada  Majelis Wali Amanat termasuk di dalamnya Komite Audit Majelis Wali Amanat Universitas Sriwijaya Kemudian terimakasih juga kepada tim KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono, Seluruh tim dari KPA dan seluruh unsur pimpinan yang sempat hadir pada hari ini,” ucapnya.

Menurutnya, proses audit selalu dipantau secara langsung dan berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa pihak universitas siap melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang secara administratif masih perlu disempurnakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Silakan diinformasikan seluruh data dan informasi yang diperlukan. Barangkali ada hal-hal yang secara administrasi perlu kita perbaiki, kami siap memperbaikinya. Ada hal-hal yang barangkali keliru kita akan koreksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Kemudian hal-hal yang sudah baik juga perlu kita pertahankan dan tingkatkan agar pengelolaan keuangan di Universitas Sriwijaya dari waktu ke waktu semakin baikdan semakin baik,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) UNSRI, Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE., IPU., MKU., ASEAN Eng., APEC Eng. dalam arahannya menyampaikan bahwa proses audit merupakan mekanisme yang rutin dan penting dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan institusi. Ia menjelaskan bahwa setiap proses audit hampir selalu menghasilkan temuan yang menjadi bahan perbaikan bagi institusi. Menurutnya, temuan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan universitas.

Prof Anis mengingatkan bahwa UNSRI saat ini telah mengalami berbagai perubahan sistem pengelolaan keuangan, mulai dari status satuan kerja (Satker), Badan Layanan Umum (BLU), hingga kini menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH). Perubahan tersebut menuntut seluruh unsur universitas untuk terus menyesuaikan diri dengan sistem tata kelola yang berlaku.

“Sebagai PTNBH, kita harus patuh pada sistem yang ada. Tidak bisa lagi menggunakan pola lama seperti saat masih berstatus satker atau BLU. Kita harus terus belajar dan menyesuaikan diri agar tata kelola universitas semakin baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa auditor dari KAP bersifat independen sehingga setiap temuan maupun rekomendasi yang diberikan perlu menjadi perhatian serius bagi pimpinan universitas untuk segera ditindaklanjuti.

Ketua Tim auditor dari KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono (Nexia KPS), Iskandar Dzulqarnain, S.E., Ak., CA., CPA. memaparkan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan UNSRI Tahun 2025, termasuk sejumlah catatan dan rekomendasi perbaikan. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Rektor dan jajarannya, SPI dan Keuangan sudah sekuat tenaga membantu kami menyiapkan seluruh dokumen-dokumen yang kami perlukan untuk proses audit. Terima kasih banyak support-nya. Jadi kami bisa menyelesaikan audit ini dengan baik. 

Untuk audit pertama di PTNBH di UNSRI, kami lakukan overview mungkin cukup besar. Dari struktur organisasi PTNBH yang baru seperti apa sampai dengan dipencatatan laporan keuangan. Secara umum kesimpulan kami sampai dengan hari ini ada koreksi yang sudah kami sampaikan, yang lagi dipelajari. Cuma nilainya masih di bawah materialitas kami. Harapan kami sampai akhir, kami masih bisa mengeluarkan opini yang diharapkan Pak Rektor. Jadi opini masih bisa WTP di tahun pertama,” Paparnya.

Exit meeting ini menjadi forum klarifikasi sekaligus ruang diskusi antara auditor dan manajemen universitas guna memastikan setiap temuan dan rekomendasi dapat ditindaklanjuti secara tepat.

“Semoga nanti sampai dengan ending, tetap tidak ada koreksi-koreksi yang signifikan terkait laporan keuangan. Tapi nanti ada beberapa poin-poin penting terkait internal control, kepatuhan yang mungkin bisa ditindaklanjuti kembali oleh rektorat atau mungkin juga dari temuan kami ada yang salah nanti bisa klarifikasi karena mungkin beda persepsi antara kami sebagai auditor eksternal dan manajemen mungkin ada yang kurang pas di kami, nanti Pak Rektor bisa melakukan klarifikasi,” Ujarnya. 

Ketua Komite Audit UNSRI, Prof. Diah Natalisa, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), UNSRI memiliki ruang otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan institusi, namun otonomi tersebut juga diiringi dengan tanggung jawab besar dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, dan integritas tata kelola universitas. 
“Dalam perspektif tata kelolaan modern, Audit oleh auditor independen bukan sekedar proses pemeriksaan laporan keuangan, tetapi merupakan suatu mekanisme penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

Prof. Diah juga menyampaikan apresiasi kepada tim auditor dari KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono (Nexia KPS) atas profesionalisme dan independensi dalam melaksanakan audit. “Ini merupakan audit pertama UNSRI sebagai PTNBH. Kami meyakini berbagai catatan yang disampaikan akan menjadi pembelajaran berharga (lesson learned) untuk meningkatkan tata kelola universitas ke depan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh pimpinan dan unsur terkait di lingkungan UNSRI, antara lain Ketua dan Anggota Komite Audit, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), para Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, para Dekan dan Wakil Dekan II, Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Direktur Badan Pengelola Usaha, para Kepala Kantor dan Direktur Direktorat, Tim SPI, Tim Keuangan, Tim Sumber Daya, serta Tim Pengadaan dan Logistik Rektorat. (Ara_Humas)


SDGs:

SDG 4
Pendidikan Berkualitas
×