UNSRI Gelar Kuliah Umum Ramadan Bersama Ustad Abdul Somad
14 Mar 2026
Universitas Sriwijaya (UNSRI) menggelar kuliah umum dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan 1447 H dengan menghadirkan dai kondang Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. yang dikenal dengan Ustadz Abdul Somad (UAS). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An-Nabawi UNSRI Kampus Indralaya, Jum'at (13/3/2026).
Kuliah umum Ramadan ini dihadiri oleh Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., bersama jajaran pimpinan universitas, dosen, karyawan, mahasiswa, serta masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir hingga memenuhi Masjid An-Nabawi untuk mengikuti tausiah yang disampaikan oleh penceramah yang akrab disapa UAS tersebut.
Rektor UNSRI menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia atas kehadiran Ustadz Abdul Somad di lingkungan kampus UNSRI. Menurutnya, kehadiran tokoh agama yang inspiratif seperti Ustadz Abdul Somad dapat menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Ustadz Abdul Somad. Semoga apa yang nanti disampaikan menjadi ilmu yang bermanfaat, khususnya bagi mahasiswa dan mahasiswi UNSRI, kami beerharap kuliah umum yang disampaikan dapat memberikan wawasan, motivasi, serta nilai-nilai moral dan Islami yang bermanfaat bagi para mahasiswa,” ujar Rektor.
Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengapresiasi lingkungan akademik Universitas Sriwijaya yang dinilai memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar agama secara langsung di masjid. Menurutnya, praktik ibadah secara langsung menjadi bagian penting dalam memahami ajaran Islam, tidak hanya sebatas teori di ruang kelas.
Selain itu, ia juga menilai luasnya kawasan kampus UNSRI sebagai potensi besar untuk pengembangan pendidikan berbasis praktik, khususnya di bidang pertanian dan perikanan. Menurutnya, mahasiswa perlu terlibat langsung dalam praktik di lapangan agar memiliki keterampilan yang siap diterapkan setelah lulus.
Lebih jauh, Ustadz Abdul Somad memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar fokus pada pendidikan dan tidak terjebak dalam hal-hal yang dapat mengganggu proses belajar.
Ia bahkan mencontohkan pengalamannya selama menempuh pendidikan di luar negeri.
"Saya empat tahun kuliah di Kairo Mesir tidak pernah pacaran. Adik-adik jangan pacaran, sibukkan diri untuk belajar,” kata Ustadz Abdul Somad di hadapan para peserta kuliah umum.
Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam menyelesaikan pendidikan tidak hanya terletak pada kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional. Menurutnya, mahasiswa harus mampu mengendalikan diri serta memprioritaskan pendidikan agar dapat meraih prestasi akademik secara maksimal.
Selain itu, Ustadz Abdul Somad juga mengingatkan mahasiswa untuk memilih bidang studi yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Menurutnya, belajar pada bidang yang tidak diminati dapat membuat proses pendidikan terasa lebih berat dan sulit berkembang secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung dinamika global, termasuk konflik internasional. Ia menjelaskan bahwa berbagai konflik di dunia sering kali dipicu oleh perebutan sumber daya alam, termasuk minyak yang banyak terdapat di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad menyoroti potensi besar yang dimiliki Indonesia. Ia menilai Indonesia bukanlah negara miskin, melainkan negara yang kaya akan sumber daya alam. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus dikelola dengan baik agar mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Kuliah umum Ramadan tersebut diakhiri dengan doa bersama serta harapan agar para mahasiswa dapat memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan. (Ara_Humas)