Pemprov Sumsel dan UNSRI Tandatangani NPHD Pembangunan Gedung FISIP
02 Apr 2026
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) bersama Universitas Sriwijaya (UNSRI) melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pembangunan Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Rabu (1/4/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Chandra, M.H. dan Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. yang disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi Sumsel, H. Herman Deru, di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sumatera Selatan.
Rektor UNSRI menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemprov Sumsel dalam pengembangan sarana dan prasarana kampus “Saya selaku pimpinan Universitas Sriwijaya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah mengalokasikan anggaran untuk dihibahkan ke Universitas Sriwiijaya. Walaupun saat ini sedang dilakukan efisiensi anggaran daerah, namun Pak Gubernur tetap memprioritaskan pembangunan di Universitas Sriwijaya. Dukungan ini sangat berarti bagi kami, mudah-mudahan hibah yang akan diberikan ini akan segera telaksana dan kami yakin akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi kemajuan Universitas Sriwijaya.
Kami mohon dukungan dari Bapak Gubernur untuk bersama-sama memajukan Universitas Sriwijaya baik dari aspek kualitas SDM maupun kualitas sarana dan prasarana. Sekali lagi kami sampaikan ucapan terima kasih atas perhatian besar dari bapak Gubernur Untuk kemajuan Universitas Sriwijaya,” Ujar Rektor.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa meskipun nilai hibah tidak terlalu besar, akuntabilitas dan pertanggungjawaban tetap harus dijalankan secara maksimal. Menurutnya pemberian hibah tersebut bukan sekadar penyerahan dana, melainkan amanah yang harus dikelola secara akuntabel. Ia menekankan pentingnya aspek mens rea (niat baik) dalam menjaga kualitas pekerjaan agar terhindar dari praktik mark-up maupun kegiatan fiktif.
Selain itu, Gubernur, Herman Deru juga menyoroti aspek kemanfaatan dari pembangunan tersebut. Ia meminta agar dana hibah yang dialokasikan benar-benar diwujudkan dalam bentuk fisik yang dapat digunakan, sehingga memberikan manfaat langsung bagi civitas akademika.
"Berapa pun nilainya, tanggung jawabnya sama. Yang penting hasilnya jelas dan bermanfaat. Jangan sampai dana sudah digunakan tetapi tidak menghasilkan wujud yang optimal,” tegasnya.
Gubernur juga menyarankan agar alokasi dana difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang bersifat fungsional. Adapun hibah tersebut diperuntukkan bagi kelanjutan pembangunan Gedung FISIP serta pembenahan sarana olahraga di lingkungan kampus Unsri.
Selain dukungan fisik, Herman Deru juga mendorong penguatan kolaborasi di sektor nonfisik. Ia berharap Unsri terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam berbagai penelitian dan riset yang mampu melahirkan inovasi unggulan bagi kemajuan Sumatera Selatan.
“Ke depan, saya ingin kerja sama riset ini semakin intensif, baik fisik maupun nonfisik, sehingga mampu melahirkan inovasi yang mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Rektor 4, Sekretaris Universitas, Dekan FISIP, Kadiv Hukum dan Kepala Sub Direktorat Kerjasama UNSRI, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.(Ara_Humas)