UNSRI Jadi Tuan Rumah Silaturahmi Forum Komunikasi Rektor Purnabakti PTN Indonesia
18 May 2026
Universitas Sriwijaya (UNSRI) menjadi tuan rumah kegiatan silaturahmi Forum Komunikasi Rektor Purnabakti Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Indonesia yang digelar di FH Tower Kampus Palembang, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para mantan rektor PTN dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI, Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak.
Forum ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar mantan pimpinan perguruan tinggi negeri sekaligus wadah berbagi pengalaman, gagasan, dan pandangan mengenai perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Berbagai isu turut menjadi pembahasan, mulai dari tantangan global di dunia pendidikan, transformasi perguruan tinggi, hingga kontribusi kampus dalam mendukung pembangunan bangsa.
Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. turut hadir bersama jajaran pimpinan universitas dalam rangkaian kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta forum di Kampus UNSRI Palembang. Ia menjelaskan bahwa UNSRI memiliki dua kampus utama, yakni Kampus Palembang yang telah digunakan sejak tahun 1960 dan Kampus Indralaya yang mulai menjadi kampus utama sejak tahun 1994.
“Selamat datang di Universitas Sriwijaya. Silaturahmi seperti ini bukan hanya soal pidato formal, tetapi yang paling penting adalah pertemuan, diskusi, dan kebersamaan yang terjalin di antara para rektor senior,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Taufiq juga menyampaikan pantun penyambutan serta doa agar seluruh rektor senior yang tergabung dalam forum senantiasa diberikan kesehatan dan tetap produktif dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.
Menurutnya, para rektor senior memiliki pengalaman yang sangat berharga dalam memimpin perguruan tinggi di berbagai situasi dan tantangan, mulai dari masa sebelum pandemi hingga era transformasi digital saat ini. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk dibagikan kepada para pimpinan perguruan tinggi saat ini.
“Kami berharap melalui forum ini, para rektor senior dapat berbagi pengalaman terbaik sehingga universitas-universitas di Indonesia dapat terus berkembang dan semakin maju,” katanya.
Prof. Taufiq juga menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan di perguruan tinggi. Ia menyebut bahwa kemajuan Universitas Sriwijaya saat ini merupakan hasil kerja para pemimpin terdahulu yang terus dilanjutkan oleh generasi penerus.
“Saya hanya melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan para rektor sebelumnya. Mudah-mudahan kemajuan Universitas Sriwijaya dapat terus berkelanjutan sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Pada sesi gala dinner, Prof. Taufiq kembali menyampaikan apresiasi kepada para rektor senior yang dinilainya masih memiliki semangat pengabdian tinggi terhadap dunia pendidikan dan bangsa Indonesia.
“Mereka tetap berkomitmen memberikan kontribusi bagi kemajuan universitas masing-masing dan pendidikan nasional. Kami generasi saat ini mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para rektor senior,” ujarnya.
Sementara itu, mantan Rektor Universitas Sriwijaya sekaligus tokoh senior pendidikan tinggi, Prof. Dr. Badia Perizade, M.B.A. menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya silaturahmi yang tetap erat di antara para mantan rektor PTN di Indonesia.
Ia berharap forum tersebut dapat terus berjalan dan menjadi wadah kebersamaan antar pimpinan perguruan tinggi lintas generasi. “Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan umur panjang sehingga dapat terus bertemu dan menjaga silaturahmi,” ujarnya.
Ketua Forum Komunikasi Rektor Senior PTN Indonesia (FKRS PTNI), Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum tersebut lahir dari semangat pengabdian para rektor senior yang masih terus ingin memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan tinggi Indonesia.
Menurutnya, forum tersebut dapat menjadi wadah aspirasi sekaligus ruang diskusi mengenai isu-isu pendidikan nasional maupun global. Ia juga berharap forum dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan pandangan dan masukan terhadap kebijakan pendidikan tinggi. “Melalui forum ini, semangat pengabdian para rektor senior dapat terus disalurkan demi kemajuan pendidikan tinggi Indonesia,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Prof. Mohamad Nasir, M.Si. Ph.D. selaku Pembina FKRS PTNI, turut menyampaikan pandangannya mengenai tantangan besar dunia pendidikan tinggi di era revolusi industri dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Ia menilai pendidikan tinggi harus beradaptasi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat, termasuk pemanfaatan laboratorium virtual, kecerdasan buatan, dan transformasi digital di berbagai bidang ilmu.
“Pendidikan ke depan pasti akan berubah. Perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan melakukan transformasi agar lebih maju,” ujarnya.
Prof. Nasir juga mendorong perguruan tinggi untuk lebih kreatif dalam mengelola potensi dan aset kampus guna memperkuat kemandirian institusi di tengah tantangan ekonomi global.
Sementara itu, Wali Kota Palembang, H. Ratu dewa Diwakili Asisten III, Ir. H. Akhmad Bastari, ST., MT., IPM., ASEAN Eng. menyampaikan ucapan selamat datang di Kota Palembang kepada seluruh Rektor Senior yang hadir d Rumah Dinas Wali Kota Palembang dalam kegiatan malam keakraban silaturahmi IV Forum Komunikasi Rektor PTN Purna Bakti Tahun 2026.
“Merupakan suatu kehormatan bagi Kota Palembang dapat menjadi bagian dari forum silaturahmi yang menghadirkan para tokoh Pendidikan tinggi Indonesia, para akademisi, dan para pemimpin perguruan tinggi yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa melalui dunia Pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan silaturahmi Forum Komunikasi Rektor Purnabakti PTN Indonesia tersebut berlangsung sukses. Para peserta memanfaatkan kesempatan itu untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memperkuat jejaring antarperguruan tinggi demi mendukung kemajuan pendidikan tinggi nasional.
Selain forum diskusi dan silaturahmi, kegiatan juga di semarakkan dengan gala dinner dan olahraga bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang tidak hanya menjadi sarana bertukar pikiran, tetapi juga mempererat silaturahmi antar mantan rektor PTN. (Ara_Humas)