>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


FKM UNSRI Gelar FESBOK 2.0, Kampanyekan Hidup Sehat dan Ajak Masyarakat Stop Asap Rokok

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya (FKM UNSRI) melalui mahasiswa peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku menyelenggarakan kegiatan FESBOK 2.0 (Festival Sehat Bebas Rokok) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat tanpa asap rokok. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Kambang Iwak Besak (KI), Palembang, pada Minggu (26/4/2026).

Mengusung tema “Stop Asapnya, Gas Sehatnya!”, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi bahaya rokok serta pencegahan penyakit akibat paparan asap rokok. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 tentang Good Health and Well-being atau kehidupan sehat dan sejahtera melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Secara lebih luas, kegiatan ini juga mendukung SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui advokasi kawasan bebas asap rokok di ruang publik, serta SDG 17 tentang Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas sektor.

Wakil Dekan I FKM UNSRI, Prof. Dr. Rostika Flora, S.Kep., M.Kes., mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan bebas asap rokok.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan FESBOK 2.0. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju hidup sehat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan FKM UNSRI, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, serta Pemerintah Kota Palembang. 

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pernyataan sikap terkait “Tempat Wisata Bebas Asap Rokok” sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan publik yang lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Prof. Rostika menjelaskan, kegiatan utama FESBOK 2.0 meliputi talkshow edukatif yang menghadirkan narasumber berkompeten untuk membahas dampak buruk rokok serta pentingnya menjaga kesehatan paru-paru.

“Talkshow ini dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab agar peserta lebih memahami serta termotivasi untuk menerapkan gaya hidup sehat. Selain itu, terdapat pula lomba edukatif “Ranking 1” bagi pelajar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya rokok dengan pendekatan yang menarik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa konsep festival yang edukatif dan interaktif menjadi strategi efektif untuk menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya generasi muda.
“Dengan konsep yang edukatif dan interaktif, kami berharap pesan kesehatan dapat diterima dengan lebih baik oleh masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan di masa depan,” tambahnya.

Selain talkshow, kegiatan ini juga menghadirkan pameran poster kesehatan yang menyajikan informasi mengenai bahaya rokok, serta layanan cek kesehatan gratis menggunakan alat smokelyzer untuk mengukur kadar karbon monoksida dalam tubuh. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara paralel sehingga memberikan pengalaman edukatif yang komprehensif bagi pengunjung.

Dalam pelaksanaannya, FESBOK 2.0 melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kolaborasi multipihak. Kegiatan ini didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang, Pemerintah Kota Palembang, Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Pariwisata Kota Palembang, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Palembang. 

Selain itu, kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai sponsor dari pelaku UMKM serta organisasi non-pemerintah Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (KOMNAS PT). Dalam pelaksanaan layanan kesehatan, turut berpartisipasi RSIA Azzahra dan RSIA Permata yang memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada masyarakat.

Melalui FESBOK 2.0, FKM UNSRI berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana kampanye kesehatan yang efektif dalam menekan angka perokok, khususnya di kalangan usia produktif, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan publik yang lebih sehat dan bebas dari asap rokok.

Dukungan lintas sektor tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan. (Rilis FKM/Ara_Humas)


SDGs:

SDG 3
Kehidupan Sehat dan Sejahtera
×