Strategi Pemenuhan Konsumsi Air untuk Civitas Akademika Universitas Sriwijaya
06 Jan 2026
Universitas Sriwijaya (UNSRI) merupakan salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia yang memiliki kawasan kampus sangat luas, dengan total area mencapai sekitar 756,76 hektar yang mencakup Kampus Indralaya dan Kampus Palembang. Luasnya wilayah kampus tersebut, terutama di kawasan Indralaya, menjadikan kebutuhan akan sistem penyediaan serta pengelolaan air bersih yang efektif dan berkelanjutan sebagai aspek penting guna menunjang kegiatan akademik maupun operasional fasilitas kampus secara optimal.
Sistem penyediaan air di Universitas Sriwijaya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing kampus.
•Kampus Palembang memperoleh pasokan air bersih dari PDAM melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
•Sementara itu, Kampus Indralaya telah memiliki Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terpusat dengan kapasitas instalasi sebesar 20 liter per detik yang berlokasi di Intake Tanjung Seteko dan memanfaatkan air baku dari Sungai Ogan. Proses pengambilan air baku dilakukan dengan debit sebesar 20 liter per detik menggunakan sistem pengaliran berbasis perpompaan.Sistem penyediaan air sesuai kondisi masing-masing kampus.
Jumlah populasi kampus Universitas Sriwijaya pada tahun 2025 terdiri dari 39.266 mahasiswa, 1.741 dosen, dan 1.254 tenaga kependidikan, sehingga total populasi kampus mencapai 42.261 orang. Total penggunaan air di Universitas Sriwijaya pada tahun 2025 mencapai sekitar 54.368 m³ yang berasal dari air olahan maupun air hasil ekstraksi untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, administrasi, dan layanan kampus.
Pada
tahun 2025, konsumsi air per orang di Universitas Sriwijaya tercatat sebesar 1,29
m³ per orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 1,24 m³ dan
tahun 2023 sebesar 1,12 m³. Data ini menunjukkan adanya peningkatan
kebutuhan air seiring bertambahnya aktivitas akademik dan operasional kampus.