FKM UNSRI Perkuat Internasionalisasi melalui International Community Service Bersama Universiti Kebangsaan Malaysia
18 Jul 2026
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (UNSRI) kembali memperkuat komitmennya dalam internasionalisasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui pelaksanaan International Community Service bersama Faculty of Health Sciences, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), yang dilaksanakan di Hospital Tuanku Ampuan Besar Tuanku Aishah Rohani, UKM Children's Specialist Hospital (HPKK), Malaysia, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini merupakan rangkaian hari kedua dari International Academic Mobility Programme FKM UNSRI–UKM 2026 yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu platform kolaborasi internasional.
Program pengabdian masyarakat ini dirancang sebagai implementasi nyata kolaborasi akademik antara FKM Universitas Sriwijaya dan Faculty of Health Sciences UKM melalui pendekatan multidisiplin yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Selain itu, beberapa kegiatan juga mendukung SDG 2 (Zero Hunger) melalui edukasi gizi ibu hamil. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif oleh dosen, mahasiswa Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Sriwijaya, dosen UKM, tenaga kesehatan, serta peserta dari lingkungan rumah sakit.
Kegiatan diawali dengan sesi pre-test sebagai pengukuran pengetahuan awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan empat program edukasi kesehatan yang disampaikan oleh tim dosen dan mahasiswa FKM UNSRI bersama mitra akademik UKM.
Tim pertama yang dipimpin oleh Dr. Anita Rahmiwati menyampaikan edukasi mengenai peningkatan literasi kesehatan dalam pencegahan anemia pada ibu hamil melalui tema "Strengthening Health Literacy for Anaemia Prevention Among Pregnant Women". Materi ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam mencegah anemia sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian SDG 3, SDG 4, dan SDG 17.
Tim kedua yang dipimpin oleh Dr. Elvi Sunarsih melaksanakan edukasi mengenai dampak paparan kualitas udara dalam ruangan terhadap fungsi paru tenaga kesehatan melalui tema "Effects of Indoor Air Quality Exposure on Pulmonary Function Among Hospital Employees". Kegiatan ini meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya lingkungan kerja yang sehat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesehatan kerja yang berkelanjutan.
Selanjutnya, tim yang dipimpin oleh Dr. Fatmalina Febry menyampaikan edukasi mengenai pengelolaan kenaikan berat badan selama kehamilan dan pencegahan diabetes gestasional melalui tema "Promoting Healthy Pregnancy Through Appropriate Gestational Weight Gain and Gestational Diabetes Prevention". Materi ini berkontribusi pada upaya pencegahan malnutrisi, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta mendukung SDG 2 dan SDG 3.
Sementara itu, tim yang dipimpin oleh Dr. Nur Alam Fajar melaksanakan program edukasi hypnobreastfeeding bagi ibu hamil trimester ketiga melalui tema "Empowering Third-Trimester Pregnant Women Through a Hypnobreastfeeding Programme". Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesiapan ibu dalam memberikan ASI eksklusif sebagai salah satu strategi pencegahan stunting sejak awal kehidupan.
Seluruh sesi berlangsung secara interaktif melalui diskusi, demonstrasi, serta evaluasi menggunakan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Program kemudian dilanjutkan dengan kunjungan akademik ke berbagai fasilitas pelayanan di Hospital Tuanku Ampuan Besar Tuanku Aishah Rohani sebagai sarana pertukaran pengalaman mengenai sistem pelayanan kesehatan, pendidikan klinik, serta pengelolaan rumah sakit pendidikan di Universiti Kebangsaan Malaysia.
Dekan FKM UNSRI, Prof. Dr. rer. med. H. Hamzah Hasyim, S.K.M., M.K.M., menyampaikan bahwa International Community Service ini menunjukkan bahwa internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas akademik, tetapi juga melalui kolaborasi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Kami percaya bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan jembatan penting dalam menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Universiti Kebangsaan Malaysia, kami berharap berbagai inovasi di bidang kesehatan masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih luas sekaligus memperkuat kemitraan akademik antara kedua institusi," ujarnya.
Pelaksanaan International Community Service ini juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 3 melalui keterlibatan mahasiswa dalam mobilitas akademik internasional, IKU 4 melalui rekognisi internasional dosen sebagai narasumber dan fasilitator, IKU 5 melalui penguatan kolaborasi internasional, serta IKU 7 melalui implementasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals.
Melalui kegiatan ini, FKM UNSRI semakin mempertegas komitmennya dalam membangun kemitraan global yang berkelanjutan bersama Universiti Kebangsaan Malaysia. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi internasional, mobilitas dosen dan mahasiswa, program visiting professor, serta berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat di tingkat nasional, regional, maupun global. (Rilis FKM)