>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


UNSRI–UKM Dorong Pemberdayaan Warga Sungsang IV melalui Transformasi Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Universitas Sriwijaya (UNSRI) bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) memperkuat kolaborasi internasional di bidang pengabdian kepada masyarakat melalui Program Enhancing Quality Education for International University Impact and Recognition (EQUITY) 2026. Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Pengolahan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular sebagai Instrumen Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengentasan Kemiskinan” yang dilaksanakan di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, 24-26 Mei 2026. 

Program ini menjadi wujud nyata sinergi akademik lintas negara yang berorientasi pada penyelesaian persoalan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat. Kegiatan dipimpin oleh Prof. Dr. Bernadette Robiani, S.E., M.Sc. dari UNSRI bersama Assoc. Prof. Dr. Doris Padmini Selvaratnam dari UKM.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular, masyarakat didorong untuk tidak lagi memandang sampah semata-mata sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas warga dalam mengelola sampah secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi interaktif mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan serta peluang ekonomi yang dapat dihasilkan dari aktivitas daur ulang. Peserta selanjutnya mengikuti pelatihan praktik pengolahan sampah rumah tangga dan sampah plastik menjadi berbagai produk inovatif yang memiliki potensi pasar.

Tidak hanya berfokus pada keterampilan produksi, tim pelaksana juga memberikan pendampingan mengenai strategi pemasaran produk dan penguatan kelembagaan masyarakat. Langkah ini penting untuk memastikan keterampilan yang diperoleh warga dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan dan tidak berhenti setelah program selesai.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa UNSRI serta UKM, Pemerintah Desa Sungsang IV, kelompok masyarakat, Bank Sampah KGS, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah setempat. Narasumber dari Bank Sampah KGS yang terlibat ialah Welis Fatimah, S.Psi., Nurlina, dan Sri Wahyu Wijayanti.

Dari UNSRI, kegiatan ini turut didukung oleh Dr. Yunisvita, S.E., M.Si.; Dr. Mukhlis, S.E., M.Si.; Dr. Abdul Bashir, S.E., M.Si.; Dr. Kemas M. Husni Thamrin, S.E., M.M.; Feny Marissa, S.E., M.Si.; Deassy Apriani, S.E., M.Si.; dan Waldi Novi Yarsah, S.E., M.E. Keterlibatan sivitas akademika dalam program ini memperkuat proses transfer pengetahuan, inovasi, dan pengalaman antara perguruan tinggi, pemerintah desa, komunitas, dan pelaku UMKM.

Program ini diharapkan membekali warga Desa Sungsang IV dengan keterampilan baru dalam pengelolaan sampah, mendorong lahirnya peluang usaha mandiri, dan meningkatkan pendapatan keluarga. Dari sisi lingkungan, kegiatan ini juga diarahkan untuk membantu mengurangi volume sampah serta membangun kebiasaan hidup yang lebih berkelanjutan.

Bagi UNSRI, kolaborasi tersebut menegaskan peran perguruan tinggi dalam menghadirkan ilmu pengetahuan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program ini sekaligus memperluas jejaring internasional UNSRI melalui kerja sama yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menghasilkan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah Sumatera Selatan.

Program EQUITY merupakan program kolaborasi internasional yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sebagai bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak. Melalui dukungan pendanaan tersebut, UNSRI dan UKM menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Rilis Tim Equity)


SDGs:

SDG 1
Tanpa Kemiskinan
SDG 12
Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab
SDG 17
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
×