Rektor UNSRI Hadiri Pertemuan Forum U25 PTN-BH di UGM, Perkuat Sinergi Transformasi Pendidikan Tinggi
31 Jul 2026
Rektor Universitas Sriwijaya (UNSRI), Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M. Agr. dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, Pengadaan, dan Logistik, Prof. Dr. Bernadette Robiani, M.Sc. menghadiri Pertemuan Forum U25 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 29–30 Juli 2026.
Pada hari pertama rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan kelompok kerja (Pokja) Forum U25 PTN-BH yang membahas berbagai agenda, meliputi World Class University (WCU), Dana Abadi, Komersialisasi Aset dan Joint Venture, Tata Kelola Keuangan, serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) PTNBH. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Memasuki hari kedua, forum dibuka oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D. Forum kemudian menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., sebagai keynote speaker dengan paparan bertajuk "Mewujudkan Universitas Inklusif sebagai Fondasi Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia".
Sesi keynote berikutnya disampaikan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., yang mengangkat tema "Kepemimpinan Strategis dalam Mengakselerasi Universitas yang Aman, Inklusif, dan Berkeadilan untuk Mendukung Agenda Pembangunan".
Kegiatan diisi juga dengan Talkshow bertema "Universitas Inklusif dan Anti Kekerasan: Aksesibilitas, Kesejahteraan, dan Kesempatan yang Setara." Diskusi dipandu oleh Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA. dengan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Nur Syarifah, S.H., LL.M., Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D., Prof. Yayi Suryo Prabandari, Wuri Handayani, Ph.D., serta Restu Tri Handoyo, Ph.D.
Talkshow membahas berbagai strategi dalam mewujudkan kampus yang inklusif melalui penguatan aksesibilitas bagi seluruh sivitas akademika, peningkatan kesejahteraan, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta penciptaan kesempatan yang setara bagi seluruh warga kampus. Diskusi juga menegaskan pentingnya implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik yang sehat dan berkeadilan. (Ara_Humas)