UNSRI dan Dewan Energi Nasional Perkuat Sinergi Ketahanan Energi melalui Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional
31 Jul 2026
Universitas Sriwijaya (UNSRI) bekerja sama dengan Dewan Energi Nasional (DEN) menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Energi bertajuk “Akselerasi Kapasitas Publik dalam Pemahaman Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Isu Strategis serta Cadangan Energi Nasional” di Ruang Prof. Djuaini Mukti UPT Bahasa, Kampus UNSRI Palembang, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika terhadap arah kebijakan energi nasional sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan ketahanan energi yang berkelanjutan.
Mewakili Rektor UNSRI, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Internasionalisasi, Prof. Dr. Eng. Ir. Joni Arliansyah, M.T., membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada DEN atas kepercayaan menjadikan UNSRI sebagai mitra penyelenggara sosialisasi tersebut.
“Energi merupakan fondasi utama pembangunan nasional. Hampir seluruh aktivitas, mulai dari ekonomi, industri, transportasi, pendidikan, kesehatan hingga transformasi digital sangat bergantung pada ketersediaan energi yang cukup, andal, terjangkau, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pengelolaan energi tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga berkaitan erat dengan ketahanan nasional, pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan di sektor energi, mulai dari meningkatnya kebutuhan energi akibat pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk, ketergantungan terhadap energi fosil, hingga tuntutan percepatan transisi menuju energi baru dan terbarukan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, riset yang inovatif, serta rekomendasi kebijakan berbasis bukti ilmiah.
“Universitas Sriwijaya berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusi tersebut melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, industri, lembaga riset, serta berbagai pemangku kepentingan. Sinergi inilah yang diperlukan agar transformasi sektor energi dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Prof. Joni berharap sosialisasi ini tidak hanya menjadi forum penyampaian informasi, tetapi menjadi titik awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung implementasi kebijakan energi nasional serta mendorong inovasi menuju transisi energi yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Anggota DEN dari Unsur Pemangku Kepentingan, Prof. Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., dalam keynote speech menjelaskan bahwa DEN memiliki mandat strategis dalam merumuskan dan mengawal implementasi kebijakan energi nasional melalui penyusunan Kebijakan Energi Nasional (KEN), Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), dan Rencana Umum Energi Daerah (RUED).
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan akademisi ingin melihat implementasi KEN, RUEN, dan RUED sekaligus memperoleh masukan dari para dosen Universitas Sriwijaya. Proses penyusunan Kebijakan Energi Nasional dilakukan melalui kajian yang matang dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab tantangan energi nasional.” jelasnya.
Dalam paparannya disampaikan bahwa penyusunan Kebijakan Energi Nasional diawali dengan penyiapan bahan agenda, penyusunan naskah akademik, perancangan regulasi, harmonisasi, konsultasi bersama DPR, hingga penetapan KEN. Tahapan tersebut memastikan kebijakan energi nasional disusun secara komprehensif, partisipatif, dan berbasis kajian ilmiah.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber yang membahas isu strategis energi dari berbagai perspektif. Anggota Dewan Energi Nasional, Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc., memaparkan Skenario Ketahanan dan Cadangan Penyangga Energi dalam Menghadapi Dinamika Geopolitik Global. Manager PLN UP2D S2JB, Yanuardhi Arief Budiyono, menjelaskan Kesiapan PLN dalam Menjaga Keandalan Pasokan Listrik dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional di Sumatera Selatan.
Selanjutnya Guru Besar Teknik Pertambangan FT UNSRI, Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim, M.S., CP., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., ACPE., membahas Peranan Prodi Teknik Pertambangan dalam Inovasi, Riset, dan Penguatan SDM sebagai Penggerak Transformasi Energi Daerah. Sementara itu, Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan, Akhirul Jaya Wardhana, S.T., M.Eng., memaparkan Strategi Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Ketahanan Energi dan Pengembangan Energi Terbarukan di Sumatera Selatan.
Kegiatan ini turut dihadiri Dekan Fakultas Teknik UNSRI Dr. Ir. Bhakti Yudho Suprapto, S.T., M.T., IPM., Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sekretariat Jenderal DEN Sumartono, S.H., S.E., M.T., M.H., moderator Muhammad Addiansyah, S.T., M.Eng., serta sivitas akademika Fakultas Teknik UNSRI.
Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, UNSRI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung implementasi Kebijakan Energi Nasional melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri diharapkan mampu melahirkan solusi inovatif dalam mewujudkan ketahanan energi nasional yang tangguh, mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing global. (DAL_Humas)