Papermob Spektakuler Semarakkan PKKMB UNSRI 2026, Ribuan Mahasiswa Tampilkan Kreativitas, Kekompakan, dan Semangat Menyambut Mahasiswa Baru
12 Aug 2026
Ribuan mahasiswa Universitas Sriwijaya (UNSRI) memeriahkan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 dengan menampilkan papermob spektakuler di Lapangan Depan Gedung Rektorat UNSRI, Kampus Indralaya, Selasa (11/8/2026).
Atraksi yang melibatkan ribuan mahasiswa dan ribuan lembar kertas berwarna tersebut berhasil membentuk berbagai formasi yang menampilkan identitas, prestasi, budaya, inovasi, hingga berbagai pesan inspiratif tentang Universitas Sriwijaya. Atraksi papermob tersebut sontak mengundang tepuk tangan dan sorak antusias dari ribuan mahasiswa baru, tamu undangan, serta seluruh sivitas akademika.
Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., yang menyaksikan langsung atraksi tersebut, memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan rangkaian PKKMB.
“Terima kasih kepada seluruh panitia, organisasi kemahasiswaan, BEM Universitas Sriwijaya, BEM fakultas, serta seluruh mahasiswa yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak sekalian,” ujar Rektor.
Menurut Rektor, semangat mahasiswa sudah terlihat sejak dini hari. Ia bahkan menerima sejumlah foto mahasiswa yang telah berkumpul di berbagai lokasi sebelum Subuh untuk mengikuti kegiatan PKKMB.
“Saya banyak menerima foto anak-anak sekalian yang sudah berkumpul sebelum Subuh. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa. Mudah-mudahan semangat ini menjadi awal yang baik bagi anak-anak sekalian untuk menimba ilmu di Universitas Sriwijaya,” katanya.
Di balik semarak pembukaan PKKMB, Rektor juga mengajak seluruh panitia dan mahasiswa mengambil pelajaran dari berbagai dinamika yang terjadi selama persiapan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan sangat ditentukan oleh koordinasi dan komunikasi yang baik.
Selain komunikasi, Rektor juga menekankan pentingnya kepedulian. Menurutnya, setiap mahasiswa harus memiliki kesadaran untuk memberikan kontribusi ketika melihat sesuatu yang dapat dibantu.
“Jangan menunggu diminta untuk membantu. Kalau kita bisa memberikan kontribusi, sekecil apa pun untuk kebaikan bersama, insyaallah bernilai ibadah di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala,” katanya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran mahasiswa baru bahwa kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan prestasi akademik, tetapi juga dengan kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, dan kemampuan membangun lingkungan yang positif.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan anak-anak sekalian dapat mengenal kehidupan kampus dengan baik sehingga proses pembelajaran di masing-masing fakultas dapat berjalan dengan baik dan membawa kesuksesan di kemudian hari,” pungkas Rektor.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Muhammad Emyr Nurdin Mahasiswa Fisip Angkatan 2024 mengatakan koreografi paper mob ini menampilkan 36 formasi yaitu: Matahari Terbit; Burung Garuda; Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum Serta Fakultas Teknik; Presiden RI Soekarno; Bunga Melati; PTN-BH Rektor UNSRI Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si.; Hamparan tujuh ratus empat puluh hektar, kampus terluas se-Asia Tenggara; 10 Fakultas UNSRI, KIP-K, 8.000 Buku; SRIWIJAYA ECO; Mobil Hemat Energi; TIM ROBOTIC D'RIMAU; MTQ; Kampus Hemat Energi; Pengusaha Muda Berkarya; PPK ORMAWA; Mahasiswa Berdampak; PILMAPRES; Mahasiswa Berprestasi; UNSRI PARA; UNSRI Unggul; Welcome; Aksaraja dan Aksaraya; Detik Demi Detik; Masa Depan Gemilang; Kupu-Kupu Bhawasena; Toga Kebanggaan; Tepak Sirih; Tanjak dan Gendik; serta We Will Return 2027.
“Beragam formasi tersebut dirancang tidak sekadar untuk menghasilkan pertunjukan visual yang menarik, tetapi juga membawa pesan tentang identitas, capaian, budaya, inovasi, dan cita-cita Universitas Sriwijaya,” ujar Emyr.
Ia menambahkan, setiap perubahan formasi membutuhkan ketepatan posisi dan waktu. Ribuan mahasiswa harus bergerak dalam koordinasi yang sama agar gambar yang dirancang dapat terlihat sempurna dari kejauhan.
Papermob menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian pembukaan PKKMB. Melalui koordinasi yang matang, mahasiswa mampu menampilkan formasi secara serentak sehingga menghadirkan pemandangan yang penuh warna dan sarat makna. Setiap lembar kertas yang diangkat secara bersamaan menggambarkan semangat persatuan, kolaborasi, serta kebanggaan menjadi bagian dari UNSRI.
Di balik penampilan paper mob yang semarak, tersimpan perjuangan panjang para mahasiswa. Persiapan dilakukan sejak jauh hari melalui berbagai sesi latihan, penyusunan desain formasi, pembagian posisi, hingga simulasi berulang agar setiap peserta memahami perannya. Mereka rela meluangkan waktu di tengah kesibukan perkuliahan demi memastikan papermob dapat tampil sempurna pada hari pelaksanaan.
Tidak sedikit tantangan yang dihadapi selama proses persiapan, menyatukan ribuan mahasiswa dalam satu koreografi bukan pekerjaan sederhana. Kesalahan kecil pada posisi atau waktu dapat memengaruhi keseluruhan gambar. Kondisi lapangan dan cuaca yang panas juga menjadi tantangan yang harus mereka hadapi.
Namun, tantangan tersebut justru memperkuat kebersamaan. Mereka belajar bahwa satu orang yang tidak menjalankan perannya dapat memengaruhi hasil kerja ribuan orang lainnya. Karena itu, setiap mahasiswa dituntut disiplin, fokus, bertanggung jawab, dan saling mengingatkan. Setiap gerakan yang dilakukan secara serentak menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah karya besar hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama dan komitmen seluruh peserta. (Ara_Humas)