Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Fakultas Pertanian UNSRI dengan Promovendus Tri Wahyudi Saleh
26 Aug 2026
Fakultas Pertanian (FP) Universitas Sriwijaya (UNSRI) menyelenggarakan Ujian Promosi Doktor (Sidang Terbuka) Program Studi Doktor Ilmu-Ilmu Pertanian dengan promovendus Tri Wahyudi Saleh, Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero). Ujian promosi doktor berlangsung di Tower Lantai 8 Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Kampus Palembang, pada Rabu (26/8/2026).
Sidang dipimpin oleh Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. Dalam sidang tersebut, Tri Wahyudi Saleh mempresentasikan disertasi berjudul “Integrasi Kebijakan Perberasan Hulu ke Hilir Guna Menyusun Rekomendasi Kebijakan Perberasan Terpadu di Indonesia”.
Disertasi tersebut mengangkat pentingnya integrasi kebijakan perberasan dari sektor hulu hingga hilir sebagai bagian dari upaya membangun sistem perberasan nasional yang lebih terpadu dan mampu mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Dalam proses akademiknya, Tri Wahyudi Saleh dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Ir. Benyamin Lakitan, M.Sc., serta Co-Promotor Prof. Dr. Ir. Dedik Budianta, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. M. Yamin, M.P.
Sementara itu, tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Ir. A. Muslim, M.Agr., Prof. Dr. Andi Maulana, M.Sc. serta Penguji Tamu Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H.
Ujian berlangsung secara khidmat, lancar, dan komprehensif. Setelah melalui seluruh rangkaian proses akademik dan mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji, Tri Wahyudi Saleh dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude (Dengan Pujian) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00, sekaligus resmi menyandang gelar Doktor pada Program Studi Doktor Ilmu-Ilmu Pertanian UNSRI.
Dalam sambutannya setelah dinyatakan lulus, Tri Wahyudi Saleh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, dan energi positif selama menjalani pendidikan doktor.
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menyelesaikan pendidikan doktor tersebut ditempuh selama 3 tahun 1 bulan. Di tengah kesibukannya menjalankan amanah sebagai pimpinan perusahaan, ia harus membagi waktu antara pekerjaan, keluarga, dan tanggung jawab akademik.
“Perjalanan ini bukanlah jalan yang singkat dan bertabur kemudahan. Ada banyak fase di mana waktu, tenaga, dan pikiran seperti habis. Saya harus jujur, ada malam-malam panjang di mana saya sempat ragu apakah langkah ini akan sampai ke garis akhir,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak sedikit tantangan yang harus dilewati selama proses pendidikan, terutama ketika tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab terhadap keluarga berjalan bersamaan dengan kewajiban menyelesaikan penelitian dan disertasi. Namun, ia bersyukur seluruh proses tersebut akhirnya dapat dilalui.
“Alhamdulillah, hari ini air mata dan sujud syukur menjadi saksi bahwa batas diri berhasil dilewati. Ini bukan karena saya hebat, melainkan karena saya dikelilingi oleh pengorbanan, doa, dan cinta luar biasa dari orang-orang terbaik,” tuturnya.
Tri Wahyudi Saleh juga menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada promotor dan co-promotor yang telah mendampingi perjalanan akademiknya.
Kepada Promotor Prof. Dr. Ir. Benyamin Lakitan, M.Sc. dan Co-Promotor Prof. Dr. Ir. Dedik Budianta, M.Sc. serta Prof. Dr. Ir. M. Yamin, M.P., ia menyampaikan terima kasih atas kesabaran, ketelitian, arahan, serta dukungan yang diberikan selama proses penyusunan disertasi.
“Bapak-bapak bukan sekadar hadir sebagai pembimbing akademik, melainkan juga sebagai orang tua sekaligus guru kehidupan yang bijaksana, yang selalu memberikan kepercayaan kepada saya dan membangkitkan kembali optimisme,” katanya.
Ia berharap seluruh kebaikan dan pengabdian para pembimbing mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh dosen Program Studi Doktor Ilmu-Ilmu Pertanian UNSRI yang telah memberikan ilmu, membuka wawasan akademik, dan memberikan dorongan moral selama proses pendidikan.
Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan akademik UNSRI tidak hanya membantu menyelesaikan disertasi, tetapi juga membentuk kapasitas keilmuan dan cara pandangnya secara lebih mendasar.
“Setiap diskusi di ruang kuliah dan transfer keilmuan yang Bapak dan Ibu berikan bukan hanya membentuk naskah disertasi ini, tetapi juga menempa kapasitas keilmuan dan cara pandang saya secara fundamental,” ungkapnya.
Sementara itu, Promotor Prof. Dr. Ir. Benyamin Lakitan, M.Sc. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Tri Wahyudi Saleh yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan doktor pada Program Studi Doktor Ilmu-Ilmu Pertanian UNSRI.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang penuh tantangan dan membutuhkan ketekunan.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalaman akademik yang telah diperoleh, diharapkan saudara dapat menerapkan ilmu pengetahuan dan bidang keahlian yang telah dikuasai untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Khusus dalam bidang pertanian, ia berharap Tri Wahyudi Saleh dapat memberikan kontribusi terbaik melalui ilmu dan pengalaman yang dimilikinya.
Prof. Benyamin juga berpesan agar hubungan Tri Wahyudi Saleh dengan almamater UNSRI terus terjalin dan menjadi bagian dari perjalanan untuk mencapai kesuksesan bersama.
Sebelum menutup sidang terbuka, Rektor UNSRI Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. turut menyampaikan ucapan selamat kepada Tri Wahyudi Saleh dan keluarga atas keberhasilannya menyelesaikan ujian terbuka disertasi.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada tim promotor dan co-promotor yang telah membimbing Tri Wahyudi Saleh selama menempuh pendidikan doktor, serta kepada pengelola Program Studi Doktor Ilmu-Ilmu Pertanian UNSRI yang telah melaksanakan seluruh proses akademik.
“Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada Saudara Doktor Tri Wahyudi Saleh dan keluarga atas keberhasilan yang telah dicapai. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu melimpahkan rahmat, karunia, dan hidayah-Nya kepada kita semua,” Tutup Rektor. (Ara_Humas)