UNSRI dan SEASREP Foundation Filipina Sepakat Tandatangani MoU dan MoA Sekaligus Gelar Seminar dan Workshop Grant Proposal Writing
01 Sep 2026
Universitas Sriwijaya (UNSRI) memperkuat jejaring kerja sama internasional di kawasan Asia Tenggara melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) on Academic, Research and Development Collaboration dengan South East Asian Studies Regional Exchange Program (SEASREP) Foundation, Filipina. Penandatangan dilakukan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNSRI Kampus Palembang, Selasa (1/9/2026).
MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, M.Si. yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni UNSRI, Prof. Dr. Eng. Ir. H. Joni Arliansyah, MT. dan Executive Director SEASREP Foundation, Prof. Maria Serena I. Diokno, Ph.D. Penandatanganan ini dalam rangka memperluas kemitraan internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan, dan mobilitas akademik.
Pada kesempatan yang sama, kerja sama tersebut diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) on Academic, Research, and Development Collaboration antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNSRI dan SEASREP Foundation.
MoA tersebut ditandatangani oleh Dekan FISIP UNSRI, Dr. Ardiyan Saptawan, M.Si., dan Executive Director SEASREP Foundation, Prof. Maria Serena I. Diokno, Ph.D. Penandatanganan MoA ini menjadi sebagai tindak lanjut kerja sama pada tingkat fakultas, khususnya dalam pengembangan kegiatan akademik, penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan kapasitas.
Turut hadir menyaksikan penandatanganan kerjasama, Wakil Rektor I UNSRI Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M. Agr.
Melalui MoU dan MoA tersebut, UNSRI dan SEASREP Foundation sepakat untuk bekerja sama berdasarkan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan, dengan tetap memperhatikan hukum, peraturan, dan kebijakan nasional yang berlaku di masing-masing negara.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran tenaga akademik dan tenaga administrasi, pertukaran mahasiswa, penelitian bersama di bidang sains, ilmu sosial, humaniora, dan teknologi, penyelenggaraan pertemuan akademik, simposium, lokakarya, dan kuliah umum, serta pertukaran hasil penelitian, publikasi, dan informasi akademik lainnya. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang pengembangan berbagai bidang kerja sama lain yang disepakati bersama sesuai kebutuhan dan kepentingan institusi.
Wakil Rektor IV UNSRI, Prof. Dr. Eng. Ir. H. Joni Arliansyah, MT. menyampaikan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), UNSRI terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kedalaman riset, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jalinan kerja sama internasional.
“Hari ini merupakan momen yang sangat bermakna bagi UNSRI karena kita meresmikan hubungan kemitraan strategis dengan SEASREP Foundation yaitu sebuah lembaga regional yang bereputasi tinggi dalam memperkuat studi kawasan dan pertukaran akademik di Asia Tenggara,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor IV menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Prof. Maria Serena I. Diokno dan seluruh jajaran SEASREP Foundation atas kepercayaan dan kemitraan yang terjalin dengan UNSRI. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pimpinan FISIP UNSRI dan panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan rangkaian acara ini.
“Semoga kerja sama ini membawa keberkahan, kemajuan akademik, dan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara,” katanya.
Sementara itu, Executive Director SEASREP Foundation, Prof. Maria Serena I. Diokno, Ph.D., menyambut baik terjalinnya kerja sama dengan UNSRI. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik antarinstitusi sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan kajian mengenai Asia Tenggara.
Kerja sama UNSRI dengan SEASREP Foundation diharapkan mampu meningkatkan mobilitas akademik, produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan kapasitas sivitas akademika.
Sebagai penanda dimulainya kolaborasi, UNSRI dan SEASREP Foundation juga menyelenggarakan Seminar dan Workshop Grant Proposal Writing yang berlangsung selama dua hari.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi awal kerja sama, khususnya dalam memperkuat kapasitas dosen dan peneliti UNSRI dalam menyusun proposal hibah penelitian yang kompetitif dan memenuhi standar lembaga donor internasional.
Dalam seminar dan workshop tersebut, peserta mendapatkan pendampingan untuk memahami perspektif pemberi dana (funder), merumuskan problem statement dan desain proyek yang kuat, hingga menyusun struktur anggaran serta sistem evaluasi program secara komprehensif.
Kemampuan menyusun proposal hibah riset yang berkualitas dinilai menjadi salah satu kompetensi penting bagi akademisi dan peneliti di tengah semakin terbukanya peluang pendanaan penelitian di tingkat regional dan internasional.
“Saya sangat berharap kesempatan berharga ini dimanfaatkan seluas-luasnya oleh para dosen dan peneliti UNSRI untuk mengasah keterampilan penulisan proposal hibah, agar riset-riset dari Universitas Sriwijaya semakin mampu bersaing dan memberikan dampak di tingkat regional maupun internasional,” pungkas Prof. Joni. (Ara_Humas)