>
Selamat Datang di Universitas Sriwijaya
Bahasa :
logo


FKIP UNSRI Sambut Lima Mahasiswa MMSU Filipina Peserta SEA-Teacher Inbound 2026

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (UNSRI) menyambut kedatangan lima mahasiswa Mariano Marcos State University (MMSU), Filipina, yang akan mengikuti SEA-Teacher Inbound Program 2026 di FKIP UNSRI, Kamis (3/9/2026).

Kelima mahasiswa tersebut, yakni Alyza Fe Cabebe, Zyren Mei Habab, Kimberly Ann Modesto, Maerhitorne Azzhlei Martillano, dan Hyun Mae Maestrado, berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Selama mengikuti program di UNSRI, para mahasiswa akan menjalani rangkaian kegiatan akademik, praktik pendidikan, serta pengenalan budaya Indonesia. Kegiatan praktik mengajar akan dilaksanakan di sekolah mitra terpilih, yaitu SMA Lab School Srijaya Negara dan TK Cipta Karya Bangsa.

Kedatangan kelima mahasiswa di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, disambut langsung oleh tim FKIP UNSRI sebagai bagian dari rangkaian awal pelaksanaan program. Penyambutan tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan kesan pertama yang positif sekaligus memastikan mahasiswa memperoleh pendampingan sejak tiba di Indonesia.

Melalui SEA-Teacher Program, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga mendapatkan kesempatan mengenal sistem pendidikan Indonesia secara langsung. Rangkaian kegiatan meliputi observasi pembelajaran, teaching assistantship, praktik mengajar, refleksi, serta kegiatan pengenalan budaya.

Program ini juga menjadi ruang pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa. Selama berada di UNSRI dan sekolah mitra, mahasiswa MMSU akan berinteraksi dengan dosen, guru pamong, mentor, mahasiswa, serta siswa. Interaksi tersebut diharapkan dapat membandingkan pengalaman pendidikan di Filipina dan Indonesia sekaligus mengembangkan kompetensi sebagai calon guru yang memiliki wawasan internasional.

Koordinator SEA-Teacher FKIP UNSRI, Dr. Rita Inderawati, M.Pd., menekankan bahwa penyambutan mahasiswa inbound bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan awal dari sebuah pengalaman akademik dan kemanusiaan yang lebih luas.

“Kami ingin mahasiswa MMSU tidak hanya datang ke Indonesia untuk mengajar, tetapi juga merasa diterima sebagai bagian dari keluarga akademik FKIP Universitas Sriwijaya. Mereka datang untuk belajar, berbagi, beradaptasi, dan membangun persahabatan lintas budaya,” ujarnya. 

Menurut Dr. Rita, keberhasilan pelaksanaan program sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari universitas, fakultas, sekolah mitra, kepala sekolah, mentor, guru pamong, hingga student buddies yang mendampingi mahasiswa selama program berlangsung.

Rangkaian kegiatan SEA-Teacher Inbound 2026 selanjutnya akan mencakup orientasi, pengenalan lingkungan kampus dan sekolah, observasi pembelajaran, asistensi mengajar, praktik mengajar, kegiatan budaya, refleksi, dan evaluasi.

Melalui rangkaian tersebut, pengalaman mahasiswa di Indonesia diharapkan tidak hanya memperkaya kemampuan pedagogis, tetapi juga meningkatkan kemampuan komunikasi, adaptasi, kolaborasi, serta pemahaman intercultural.

Kehadiran lima mahasiswa MMSU ini sekaligus memperkuat komitmen FKIP UNSRI dalam mengembangkan internationalization at home dan menyediakan ruang pembelajaran global bagi civitas akademika. 

Selama melaksanakan kegiatan akademik dan praktik mengajar di Palembang, kelima mahasiswa MMSU juga memperoleh dukungan akomodasi dari Rektor UNSRI dengan menempati Rumah Susun UNSRI Bukit Palembang. (Rilis FKIP UNSRI/ Ara_Humas)


SDGs:

SDG 4
Pendidikan Berkualitas
×